Sabu 2,5 Kg dari Batam Gagal Masuk Bandara Soetta

Kepala Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Erwin Situmorang

Jakarta, PONTAS.ID – Bea Cukai dan Polres Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil menggagalkan penyelundupan 2,3 kilogram sabu dari Batam, pada Minggu (7/1/2018) lalu. Sabu tersebut berhasil disita petugas dari 3 tersangka berinisial M, Z, dan IH.

“Bea Cukai Soekarno-Hatta bekerja sama dengan Polres Bandara Soekamo-Hatta berhasil menggagalkan penyelundupan methamphetamine atau sabu seberat 2.394 gram,” kata Kepala Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Erwin Situmorang kepada wartawan di kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (18/1/2018).

Di kesempatan yang sama, Kasat Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Martua Silitonga mengungkapkan, penangkapan ini bermula saat itu petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta mendapatkan informasi dari Bea Cukai Batam yang menyebutkan sindikat pengedar sabu akan terbang dari Batam menuju Jakarta.

“Dari informasi tersebut diketahui tiga terduga anggota sindikat pengedar sabu akan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta dengan menggunakan pesawat Lion Air JT 373 rule Batam-Jakarta,” kata Martua.

Ditambahkan Martua, penangkapan yang dilakukan pihaknya, dilakukan tepat sebelum ketiga pelaku tersebut turun dari pesawat. Ketiganya kedapatan membawa sabu dengan berat berbeda.

“598 gram dibawa oleh M di dalam sepatu. 599 gram oleh Z di dalam sepatu, serta tersangka lH dengan 598 gram di dalam tas dan 599 gram di daIam sepatu,” lanjut Martua.

Saat ini para tersangka beserta barang bukti langsung diamankan di Polres Bandara Soekarno-Hatta, “Mereka dijerat pasal 114 ayat 2 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba dengan ancaman maksimal seumur hidup atau 20 tahun penjara,” tandas Martua.

Editor: Hendrik JS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here