Luhut Pandjaitan: Bahas Perkembangan Danau Toba dan Borobudur

Luhut Pandjaitan Menko Maritim, (Foto:Ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Luhut Pandjaitan selaku Menteri Koordinator Kemaritiman melakukan rapat kordinasi Dewan Pengarah Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) dan Badan Otorita Borobudur (BOB). Luhut menjelaskan, mengenai pertumbuhan ekonomi dunia di mana Indonesia mempunyai kontribusi yang sangat signifikan.

“Indonesia merupakan salah satu mesin pertumbuhan ekonomi dunia, dengan kontribusi 2,5 persen ke pertumbuhan ekonomi dunia. Dalam 3 tahun ke depan, diperkirakan ekonomi global yang sekarang sebesar USD 75 triliun akan tumbuh lagi sebesar USD 6.5 triliun,” kata Luhut Pandjaitan selaku Menko Maritim, Jakarta, rabu, (17/1/18).

Ia pun menambhakan bahwa, sebagai negara yang berperan dalam pertumbuhan ekonomi global perlunya negara lain investasi di Indonesia, hal itu di antaranya mengingat pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang stabil dalam sepuluh terakhir ini dan diperkirakan akan menjadi negara ekonomi terbesar kelima di dunia pada tahun 2030.

“Selain itu, kecenderungan investasi di Indonesia bisa dilihat untuk kawasan Asia Tenggara, Indonesia paling banyak kedua setelah Singapura. Investor akan meningkatkan investasinya lebih dari 10 persen, serta 50 persen investor asing menilai Indonesia lebih menarik daripada negara-negara Asia yang lain,” tambahnya.

Saat ini, lanjut Menko Luhut, baik Kawasan Pariwisata Danau Toba maupun BOB masih terus dalam proses pengembangan. Untuk itu, Menko Luhut terus berkoordinasi dengan Kementerian/ Lembaga terkait. Rapat koordinasi akan dilakukan secara berkala terkait progres pembangunan yang telah dilakukan oleh pemerintah provinsi dan kabupaten serta bentuk kerja sama dan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait.

“Dalam pertumbuhan kawasan itu, kami meningkatkan pengembangan beberapa destinasi wisata, yakni pengembangan 10 destinasi pariwisata prioritas, salah satunya Kawasan Pariwisata Danau Toba, dan selain itu juga termasuk di dalamnya Badan Otorita Borobudur (BOB),” tutupnya.

Previous articlePresiden Pastikan Tak Geser Posisi Airlangga
Next articlePemerintah Harus Punya Kontrol Informasi Jika Diserang Berita Hoax

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here