Kejari Jakarta Timur Ringkus Tiga Terpidana Korupsi

Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, (Foto:Ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Sempat jadi buronan selama 3 bulan Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Timur, menangkap dua orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan seorang penyediaan barang. Ketiganya ditangkap atas kasus dugaan korupsi pengadaan barang di Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan (BPPK) Duren Sawit, yang merugikan negara sebanyak Rp726 juta.

Kedua PNS itu adalah Prolie Rusdekawat, yang merupakan pejabat pembuat komitmen (PPK), Ridwani sebagai panitia pengadaan, dan Selamat Parasian Siagian sebagai penyedia barang. Ketiganya terlibat dalam kasus korupsi dalam pengadaan mesin gerinda di BPPK dengan nilai kontrak Rp2 miliar 800 ribu.

Kepala Kejari Jakarta Timur, Teuku Rahman mengatakan, penangkapan ketiganya sebagai tindak lanjut putusan Mahkamah Agung nomor 676/Pid.Sus/2015 atas kasus korupsi yang dilakukan.

“Dalam putusan itu, ketiganya terbukti melakukan korupsi dan negara mengalami kerugian sebesar Rp726.171.835,” kata Teuku Rahman selaku Kepala Kejari Jakarta Timur, Selasa, (15/1/18).

Teuku sendiri mengatakan, dari putusan MA itu juga, ketiganya seharusnya menjalani hukuman penjara. Dimana Prolie dieksekusi enam bulan penjara dan denda Rp500 juta, Ridwani dieksekusi enam bulan dan denda Rp500 juta. “Sedangkan Selamat divonis 4 setengah tahun dan denda Rp200 juta,” ujar Kajari.

Dalam aksi korupsi yang dilakukan ketiganya, kata Teuku, para terdakwa melakukan pengadaan barang berupa mesin gerinda untuk BPPK, Duren Sawit. Dalam pengajuan itu, ketiganya memark-up pengadaan dengan nilai Rp2 miliar 800 ribu.

“Nilai itu melebihi harga yang ada hingga 20 persen dari ketentuan yang diatur dalam Perpres tentang pengadaan barang dan jasa,” ungkapnya.

Sedikit kesulitan untuk meringkus Selamat yang hampir tiga bulan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Beruntung, berkat kejelian dan keuletan petugasnya, Senin (15/1) berhasil meringkusnya dikawasan Cibubur, Jakarta Timur. “Hampir satu pekan juga anggota mengawasi rumah kontrakan yang saat ini ditempati terdakwa,” pungkasnya.

Previous articleBambang Soesatyo Diharapkan Kembalikan Marwah DPR
Next articleDjanur Siap Jaga Harga Diri Jelang PSM vs PSMS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here