BNNP Sulut Tangkap Penanam Ganja Jenis Baru

Ilustrasi Penangkapan Penanam ganja Jenis Inggris

Manado, PONTAS.ID – Dua pohon ganja jenis baru asal Inggris (United Kingdom / UK) yang ditanam dengan teknik hidroponik atau tanpa menggunakan media tanah dan disimpan di kamar mandi rumah, diamankan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Utara (Sulut) bersama satu orang tersangka inisial M dan barang bukti lainnya.

Personel Tim Bidang Pemberantasan BNNP Sulut berhasil menangkap penanam ganja jenis Inggris. Pelaku adalah MA alias Memed ditiangkap di rumahnya Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Limba U-2. Kacamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulut Charles H Ngili menjelaskan kronologis penangkapan Memed yang merupakan kelahiran Surabaya itu. Awalnya pada Selasa 9 Januari 2018 sekira pukul 10.30 Wita, bertempat di Kantor Bea dan Cukai Manado, petugas menemukan paket kiriman dari Inggris yang berisi 9 paket plastik bening berisi 12 biji bibit ganja yang diduga narkotika golongan satu dalam bentuk tanaman jenis ganja ditujukan kepada Memed yang beralamat di Jalan Sam Ratulangi No. 62 RT 002/RW 003 Kelurahan Limba U-2, Kecamatan Kota Selatan Kota Gorontalo.

“Kemudian petugas Bea dan Cukai Manado melakukan koordinasi dengan BNNP Sulut untuk menindaklanjuti temuan paket tersebut,”kata Charles H Ngili selaku Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulut, Manado, Senin, (15/1/18).

Selanjutnya kata Charles, sekitar pukul 23.30 Wita di hari yang sama Tim BNNP Sulut yang dipimpin Kepala Bidang Pemberantasan AKBP John Thenu melakukan controlled delivery dari Manado menuju Gorontalo dengan menggunakan jalan darat.

Pada Rabu 10 Januari 2018 sekira pukul 11.00 Wita tim tiba di Gorontalo dan langsung berkoordinasi dengan kepala kantor pos cabang Kota Gorontalo dan BNNP Gorontalo dan bergerak menuju alamat tersebut. “Sampai di lokasi tempat kiriman paket, Memed langsung ditangkap,” jelasnya.

Tim saat itu juga langsung mengintrogasi dan menggeledah serta mengamankan TKP dan barang bukti. Kemudian semua barang bukti diamankan di kantor BNNP Gorontalo. “Kamisnya tim kembali ke Manado dengan membawa tersangka dan barang bukti tersebut,” kata Charles.

Dijelaskan, ganja kali ini memang berbeda dengan ganja biasanya seperti dari Aceh. Dia memiliki ciri-ciri tumbuh tinggi dan kurus serta berbiji.

Tak hanya itu, ciri dan jenis ganja dari Inggris ini seperti Tangie Automatic Feminized memiliki rasa lemon. White Widow XXL Auto memiliki rasa stroberi. “Sedangkan Super Lemon Haze Feminized rasa lemon dan Gorila Cookies rasa kue,” jelasnya.

Yang memiliki rasa stroberi juga masih ada yakni Bubba Kush Auto. “Ketika panen bunga dari pohon ganja yang dipelihara atau ditanam yang diambil,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here