Fahri Hamzah: Jangan Gantung Kasus Makar

Fahri Hamzah Wakil Ketua DPR RI, (Foto:Ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, meminta Kepolisian Republik Indonesia (Polri) jangan menggantung kasus dugaan makar aksi 212. Pasalnya, kasus ini sudah lebih dari satu tahun namun belum ada kejelasannya, apakah kasus ini dilanjutkan atau dihentikan. Menurut Fahri, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menyadari citranya di mata masyarakat itu jelek atau masyarakat itu curiga kepada polisi.

“Ya perbaikilah secara pelan-pelan, anasir-anasir yang membuat orang merasa tidak pasti itu diselesaikan. Jangan gantung kasus orang, itu kayak kasus tersangka-tersangka makar dan sebagainya yang nggak jadi. Sudah lepas saja orang itu, kasih kepastian,” kata Fahri Hamzah selaku Wakil Ketua DPR RI, Jakarta, Minggu, (14/1/18).

Lebih jauh Fahri menjelaskan, Polri ‎jangan menggunakan pasal-pasal yang membuat interpretasi orang menjadi tidak ada kepastian itu menjadi berkembang. “Bukalah institusi kepolisian itu, transparansi. Lama-lama saya kira kita tidak punya harapan lain, hanya polisi yang bisa kita harapkan untuk menegakkan hukum dan keadilan di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Politisi PKS ini juga menyoroti banyaknya anggota Polri maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018. ‎”Pejabat-pejabat yang punya kewenangan komando memang harus ada batasan. Tapi karena sudah kadung kejadiannya seperti ini, dipastikan saja bahwa institusinya akan netral. Itu saja,” jelasnya.

Fahri juga meminta ‎jangan ada kesan Pejabat itu menggunakan institusinya untuk kepentingan politik. “Itu buruk sekali nanti efeknya kepada demokrasi kita dan juga kepada kepastian hukum,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here