Penuh Merek Palsu, AS “Black List” Alibaba

Salah satu kantor Alibaba Group milik Miliarder China, Jack Ma

Jakarta, PONTAS.ID – Raksasa e-commerce asal China, Alibaba Group Holding Ltd masuk dalam daftar hitam (Black list) di Amerika Serikat. Alibaba dinilai sebagai marketplace produk abal-abal berupa barang palsu dan bajakan.

Kantor Perwakilan Perdagangan AS memasukkan situs jual beli online (daring) milik Alibaba, Taobao, ke dalam daftar hitam dengan kategori “Pasar Buruk” karena volume barang palsu dan bajakan yang sangat banyak.

Lembaga AS itu mengakui, Alibaba telah melakukan upaya agar barang abal-abal langsung dihapus dari Taobao. Namun, upaya ini dianggap AS tidak berdampak signifikan.
“Program penegakan hukum dilaporkan terus, tidak berdampak pada akhir penjualan produk palsu pada platform tersebut,” kata Kantor Perwakilan Perdagangan AS, seperti dilansir Bloomberg, Minggu (15/1/2018).

Namun hal ini dibantah Presiden Alibaba Mike Evans, yang menuding tindakan pemerintah AS tersebut sebagai kebijakan yang tidak menggunakan informasi yang akurat khususnya terkait upaya terus-menerus dari Alibaba dalam melindungi merek. Evans pun tak ragu menyatakan bahwa keputusan itu lebih bersifat politis.
“Kami tidak memiliki pilihan lain selain menyimpulkan bahwa (keputusan pemerintah AS) ini sangat bias dan politis,” ungkap Evans.

Sebagaimana diketahui, ketegangan perdagangan antara AS dan China terus meningkat belakangan ini. Hal ini tak lepas dari kondisi perekonomian China yang terus tumbuh dengan pesat dan aksi korporasi-korporasi China berekspansi ke luar negeri termasuk AS.
Sebelumnya, akuisisi China terhadap perusahaan-perusahaan AS juga telah dicegah oleh otoritas AS.

Salah satu contohnya, Ant Financial, perusahaan layanan keuangan China yang dikendalikan oleh pendiri Alibaba Jack ma, tidak mendapatkan persetujuan dari otoritas AS untuk mengakuisisi perusahaan asal AS, MoneyGram International Inc.
Editor: Hendrik JS

Previous articleFahri Hamzah: Jangan Gantung Kasus Makar
Next articlePimpinan DPR Segera Proses Pencalonan Bamsoet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here