Jakarta, PONTAS.ID – Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Eko Wahyu Fredian terus memimpin Tim Operasi Kemanusiaan mencari korban Pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Tim yang turut membantu Basarnas, Baharkam Polri dan Ditpolair Polda Metro Jaya ini juga melibatkan nelayan setempat.
“Bahkan sejak kemarin kami sendiri telah menyertakan Polsek jajaran dan warga nelayan untuk membantu mencari korban dengan memperluas lokasi pencarian di perairan dan pulau pulau lain nya,” tutur Eko dalam keterangan tertulisnya yang diterima PONTAS.id, Kamis (14/1/2021).
Lokasi pencarian mulai dari perairan Pulau Kelapa, Pulau Harapan, Pulau Pramuka dan Pulau Panggang dengan menggunakan kapal patroli yang ada di Polsek dan kapal milik nelayan.
Kemudian, Polsek Kepulauan Seribu Selatan bersama nelayan melakukan pencarian di perairan Pulau Tidung, Pulau Payung, Pulau Untung Jawa dan Pulau Pari. Demikian halnya dengan jajaran Polsek Kepulauan Seribu Utara.
“Angin kencang dan arus air laut deras memungkinkan korban hanyut atau terbawa sampai dengan ke lokasi perairan dan pulau yang terjauh sehingga area pencarian perlu diperluas. Itu sebabnya kitalibatkan Polsek jajaran dan nelayan setempat,” paparnya.
Prosedurnya, lanjut Eko, setiap hasil penemuan korban dan serpihan pesawat dikumpulkan dan diserahkan kepada Tim Basarnas di KM Wisnu selanjutnya akan dikirim ke posko DVI dan Forensik Biddokes Polri yang berada di JICT Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Tak lupa, Kapolres juga meminta masyarakat seluruh indonesia untuk membantu dengan doa agar pencarian ini bisa efektif.
“Kami mohon doa dan dukungan dari semuanya agar seluruh korban dapat segera ditemukan,” pungkas Kapolres.
Penulis: Heru Mindarto
Editor: Pahala Simanjuntak



























