Jakarta, PONTAS.ID – Terhambatnya proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung terus dievaluasi, meski groundbreaking sudah dilakukan sejak 2016. Ada beberapa hambatan dengan pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung tersebut, Namun, proyek yang bakal mempercepat waktu tempuh Jakarta-Bandung ini namun masih terkait pembebasan lahan.
Komisaris PT KCIC Sahala Lumban Gaol mengatakan, buat penyelesain terkait pembebasan lahan alami perkembangan positif. Sampai saat ini lahan sudah diserahkan sepanjang 55 kilometer kepada kontraktor, lalu 22 kilomter sudah persiapan untuk pembangunan. Selain itu, 33 kilometer persiapan land clearing.
Sahala menegaskan, skema pembiayaan dari konsorsium China masih dalam proses persyaratan terkait pembebasan lahan.
“Jadi begini, pencairan dana itu kan selalu ada perjanjian persyaratan pencairan dana, sekarang kita lagi menyelesaikannya, pembebasan lahan berapa persen, salah satunya kita sudah mendekati itu,” kata Sahal Lumban Gaol selaku Komisaris PT KCIC, Jakarta, Jumat, (9/2/18).
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Pandjaitan menjelaskan sampai saat ini kendala terbagi menjadi tiga satu mengenai tanah, perizinan dan pembiayaannya. “Mengenai tanah sepertinya kami akan bisa selesaikan, tadi semua hadir pokoknya akhir bulan ini, paling lambat awal bulan depan selesai.” ujarnya.
















