Jakarta, PONTAS.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengangkat 12 wakil menteri Kabinet Indonesia Maju, Jumat (26/10/2019) kemarin. Salah satu tokoh yang dilantik adalah Sakti Wahyu Trenggono, mantan Bendahara Tim Nasional Kampanye Jokowi-Maruf sebagai Wakil Menteri Pertahanan mendampingi Prabowo Subianto
Pengamat pertahanan dan intelijen, Stanislaus Riyanta, menilai, penunjukan Trenggono dianggap tepat karena latar belakangnya sebagai seorang industriawan di bidang telekomunikasi. Dengan latar belakang serta pengalaman yang dimilikinya, Trenggono bisa mengakselerasi penguatan industri pertahanan, terutama dari sisi manajerialnya.
Lebih lanjut, Stanislaus mengatakan, penunjukkan Trenggono yang notabene bukan seorang berlatar militer memang mengejutkan banyak orang. Tapi harus dapat dipahami kenapa Jokowi menunjuk seorang yang berlatar belakang industriawan sebagai Wamenhan. Terlebih, Jokowi memerintahkan fokus Wamenhan untuk meningkatkan industri pertahanan di Tanah Air.
“Jika mengacu sudah ada program untuk mencapai minimum essential force yang merupakan amanat pembangunan maka dapat dibenarkan penunjukkan tersebut,” tutur Stanislaus, dalam keterangnnya, Sabtu (26/10/2019).
Setidaknya, sambung Stanislaus, Trenggono dengan pengalamannya di bidang industri telekomunikasi dan informasi, akan menguatkan dari sisi manajerial industri pertahanan. Terlebih di era digital seperti sekarang ini, diperlukan orang yang paham seluk beluk teknologi informasi untuk pertahanan.
“Saya pikir Wamenhan akan mengawal penguatan industri pertahanan dari sisi manajerial dengan pengalaman di bidang industrinya yang cukup kuat. Saya pikir juga posisinya sangat strategis untuk memicu percepatan industri pertahanan,” tandasnya.
Sementara itu, Founder IndoTelko Forum, Doni Ismanto Darwin, menyakini Trenggono atau yang akrab disapa Mas Treng itu akan mampu mengangkat industri pertahanan dalam negeri dan memperkuat kinerja Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ke depannya.
Ia yang sudah lama mengenal Trenggono, tahu betul kapasitasnya. Trenggono adalah seorang yang inovatif dan kolaboratif dengan industri.
“Saya mengikuti ketika dengan beraninya dia membangun bisnis menara independen kala belum ada investor besar yang bermain. Mas Treng memiliki visi yang cukup tajam untuk membangun sebuah industri. Oleh karena itu, harapannya, kesuksesan di industri menara atau suprastruktur telekomunikasi menjadi modal membangkitkan industri pertahanan dalam negeri,” pungkas Doni.
Penulis: Ririe
Editor: Luki H




























