Tebingtinggi, PONTAS.ID – Warga Tebingtinggi pagi ini, Senin (19/8/2019) subuh kembali harus kocar-kacir mencari air bersih untuk mandi dan kebutuhan air minum. Seperti yang dialami warga BTN Purnawirawan ABRI Lingk IV, Kel Bulian, Kec Bajenis.
“Kami merasa kecewa karena air PDAM pagi pagi sudah mati. Padahal kami sangat membutuhkan air untuk keperluan mandi, masak,” kata salah seorang warga, Emi kepada PONTAS.id.
Demikian dengan warga Kelurahahan Bulian, bernama Maruli, tidak dapat menutupi kejengkelan dirinya, “Gara gara air mati, anak anak yang mau pergi berangkat sekolah maupun orang tua mau bekerja jadi bingung mau mandi di mana,” ketus Maruli.
Warga lain juga menyampaikan keheranan dirinya, lantaran dalam sepekan terkahir, air bersih PDAM Tirta Bulian kerap tidak mengalir. Padahal, selain pembayaran tarif air yang dinilai cukup mahal, pelanggan yang terlambat membayar juga langsung diputus.
“Bila pembayaran telat satu bulan saja, petugas mereka sudah mengancam mau memutuskan meteran,” kata Ratih.
Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Bulian, Khoiruddin hingga berita ini dipublikasikan belum memberikan tanggapan, lantaran beberapa kali dihubungi, ponsel milik orang nomor satu di PDAM Tirta Bulian itu berstatus tidak aktif.
Penulis: David Simanjuntak
Editor: Hendrik JS




























