Jakarta, PONTAS.ID – Untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) Karantina Semarang bersama stakeholder terkait menandatangani Zona Integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM) (28/5).
Plt Kepala Karantina Pertanian Semarang, drh Wawan Sutian mengatakn, Komitmen itu sudah tercetus pada tahun 2018 untuk menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37001 2019 dan diintegrasikan dengan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 : 2015, namun cara penandatanganan komitmen itulah yang berbeda dari tahun sebelumnya.
“Membangun Zona Integritas menuju WBK dan WBBM adalah kerja berat jika hanya karantina yang melakukannya. Oleh karenanya semua pihak mulai dari pimpinan sampai bawahan serta pengguna jasa dan stakeholder lainnya harus punya komitmen yang kuat, punya mindset, pola pikir dan budaya kerja yang sama sehingga keberhasilan membangun Zona Integritas ini dapat dicapai” ujarnya Wawan dalam keteranganya, Selasa (29/5/2019).
Lebih lanjut dikatakan Wawan Sutian, ada dua sasaran yang ingin dicapai dalam Zona Integritas ini yaitu terwujudnya Pemerintahan yang Bersih dan Bebas KKN dan terwujudnya Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.
Oleh karena itu, Lanjut Wawan, jajaran Karantinawan beserta seluruh stakeholdernya harus bekerja sama dan sama-sama bekerja dalam membangun dan menjaga Zona Integritas ini dengan ikhlas, jangan ada diantara kita yang menodai dengan perilaku yang tidak terpuji, pungkas wawan sutian.
Aksi ini merupakan kelanjutan dari gerakan Deklarasi oleh Karantina Pertanian Semarang dengan sub aksi dari Strategi Nasional lingkup pelabuhan Tanjung Emas dan Bandara yang dilakukan Bea dan Cukai bersama KSOP, Pelindo 3, instansi lainnya Senin (6/5) yang lalu.
Terdapat 12 kawasan strategi pelabuhan laut dan bandar udara yang ditetapkan oleh KPK dan Kemenpan RB meliputi pelabuhan Tanjung Emas Semarang, pelabuhan Tanjung Priok, pelabuhan Tanjung Perak, pelabuhan Belawan Medan, pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, pelabuhan Sekupang Batam, bandara Soekarno Hatta, bandara Juanda Surabaya, bandara Kualanamu Medan, bandara Hasanuddin Makassar, bandara Hang Nadim Batam, dan bandara Ngurah Rai Bali.
Komitmen bersama yang dilakukan seluruh pegawai Karantina Pertanian Semarang dengan Eksportir, Importir serta PPJK (Perusahaan Pengurusan Jasa Kepelabuhanan) Tanjung Emas dengan penandatangan Pakta Integritas, tidak hanya diatas kertas, namun telah diikrarkan dalam hati sanubari. Untuk menolak suap, pungli maupun gratifikasi (SPG).
Penulis: Hartono
Editor: Idul HM





























[…] Teken Zona Integritas, Karantina Semarang Komitmen Tolak SPG […]