
Kapuas, PONTAS.ID – Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro terus berupaya menangkal paham radikal untuk mempertahankan situasi kondusif Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
“Kegiatan sosialisi dan diskusi dengan kelompok masyarakat, baik tokoh agama, tokoh adat terus kita lakukan mempertahankan kondusifitas wilayah,” kata Tejo saat menerima kunjungan Tim Divisi Humas Mabes Polri, di Mapolres Kapuas Kamis (22/11/2018).
Pihaknya kata Tejo tetap mengedepankan upaya penanggulangan awal (pre-emptif) serta pencegahan (preventif) secara bertahap dan berjenjang.
“Salah satunya dengan melakukan sosialisasi radikalisme untuk mencegah dari awal dengan bersama seluruh pihak terkait agar soliditas juga terjaga,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Analisis Kebijakan Madya Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol. Sugeng Hadi Sutrisno meminta seluruh jajaran perwira di Polres Kapuas untuk berperan aktif menangkal penyebaran paham radikal khususnya lewat media sosial.
“Kita harus cepat merespon informasi ataupun berita di media sosial yang bertujuan menyebarkan radikalisme. Kita viralkan lagi informasi yang sebenarnya secepat mungkin, sehingga masyarakat dapat segera mengetahui dan memahami tingkat kebenaran informasi tersebut,” kata Sugeng.
Menurut Sugeng, mengingatkan masyarakat merupakan kewajiban Polri terlebih dengan pesatnya perkembangan teknologi serta meningkatnya masyarakat yang menggunakan media sosial.
“Intinya respon kita harus cepat demi menjaga ketenteraman di masyarakat serta untuk mencegah upaya-upaya kelompok tertentu yang bertujuan memecah belah bangsa,” pungkasnya. Kalau tidak benar jangan disebarkan, karena bisa memecah belah kesatuan dan kondusifitas kita,” bebernya.
Penulis: Pahala Simanjuntak
Editor: Hendrik JS



























