Solo, PONTAS.ID – Dalam kunjungannya ke Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng) pada Sabtu (22/9/2018) pagi tadi, Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan bahwa usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi perhatian utamanya.
Pasalnya menurut dia, sektor UMKM merupakan satu faktor utama dalam upaya menggerakkan perekonomian rakyat. Melalui penciptaan lapangan kerja yang terbuka dan stabilitas harga bahan pokok, upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan pun akan mampu diwujudkan.
Dan sebagai wujud nyata dukungannya terhadap sektor UMKM, pria yang akrab disapa Sandi ini pun menyempatkan dirinya untuk singgah dan menyantap sarapan pagi Soto Ayam Kampung Pak Timbul yang berada di Pasar Kembang, Kota Solo.
“Saya memang getol dan berjanji untuk mampir ke UMKM di setiap kota yang saya kunjungi. Saya pikir UMKM inilah yang sejatinya menggerakkan roda perekonomian kita dan untuk itu, mereka harus bisa tumbuh dan berkembang,” kata Sandi di warung soto itu.
Pak Teguh, sebagai penjual soto di pasar tersebut, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Sandi yang bersedia sarapan di warung kecil miliknya. Terlebih lagi menurut dia, Sandi merupakan sosok yang bersahaja.
“Ini soto maknyus. Rasanya enak benar. Dua jempol,” ungkap Sandi yang merupakan Cawapres usungan koalisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Usai menyantap sarapan soto itu, Sandi yang ditemani Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN sekaligus Ketua MPR, Zulkifli Hasan, melanjutkan agenda selanjutnya yakni menjaring aspirasi pedagang Pasar Kodipolo Solo, Laweyan, Surakarta.
Disana, mereka berbincang dengan salah satu penjual tahu dan tempe bernama Ibu Sutinah. Dalam obrolannya, Sutinah katanya mengeluh soal harga-harga sejumlah bahan makanan, yang sering tidak menentu. Hal tersebut lantas memberikan efek domino terhadap penghasilan.
“Tadi setelah sarapan Soto bersama Pak Zul, kami langsung kesini menjaring aspirasi. Ada salah seorang penjual tahu tempe, Ibu Sutinah, menceritakan harga tidak bisa dilebihkan karena khawatir masyarakat tidak ada yang membeli, akhirnya dia mengeluhkan keuntungan semakin menipis,” ungkap Sandi.
Oleh karena itu, Sandi yang merupakan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini berharap, agar kebijakan pemerintah kedepan akan semakin ramah terhadap UMKM, karena sektor inilah yang dinilainya menjadi denyut nadi terpenting perekonomian akar rumput.
“Saya juga mendapatkan aspirasi dari ibu Sutinah agar jangan terlalu dinaikkan harga barang-barang khususnya kebutuhan harga pokok. Karena pelanggan bisa hilang. Apalagi dia mengaku saat ini penjualan yang diperoleh agak sedikit,” ucap Sandi.
Berpasangan dengan Prabowo Subianto dalam kontestasi Pemilu Presiden (Pilpres) 2019, Sandi berharap aspirasi masyarakat yang diperoleh dalam setiap kunjungannya seperti ini, mampu memformulasikan kebijakan yang lebih komprehensif dan tepat sasaran bagi rakyat.
Editor: Risman Septian




























