Gandeng Komisi VII DPR, BPH Migas Sosialisasi BBM 1 Harga di Saumlaki

Jakarta, PONTAS.ID – Dalam rangka percepatan penerapan Peraturan Menteri ESDM Nomor 36 Tahun 2016 tentang Percepatan Pemberlakuan Satu Harga Jenis BBM Tertentu dan Jenis BBM Khusus Penugasan Secara Nasional, BPH Migas melakukan sosialisasi di Saumlaki, Kabupaten di Maluku Tenggara Barat.

Sosialisasi Implementasi Sub Penyalur dalam rangka Percepatan Penerapan BBM 1 Harga Secara Nasional ini diselenggarakan di Beringin Dua Hotel, Saumlaki, Selasa (14/8/2018).

Kegiatan ini, BPH Migas menggandeng Anggota Komisi VII DPR RI, Mercy Chriesty Barend serta PT. Pertamina (Persero), DPRD Kabupaten Maluku Tenggara Barat dan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Barat untuk mengedukasi masyarakat Saumlaki tentang Program BBM 1 Harga yang diselenggarakan secara Nasional.

“Sub Penyalur berbicara tentang bagaimana menjamin ketersediaan dan pendistribusian BBM bagi masyarakat hingga ke pelosok daerah di Indonesia, khususnya untuk daerah Indonesia Timur,” ungkap Komite BPH Migas, M Lobo Balia, dalam keterangan resminya kepada PONTAS.id, siang tadi.

Masih belum meratanya infrastruktur penyalur di Indonesia lanjut Lobo, dihadapkan dengan kenyataan bahwa jumlah penyalur di Maluku Tenggara Barat hanya terdapat 5 penyalur. “Jumlah ini berimbas pada ketersediaan dan pendistribusian BBM di Maluku sehingga menjadi dasar BPH Migas untuk menyelenggarakan Sosialisasi ini,” tegas Lobo.

Ditemui pada kegiatan sosialisasi, Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Piterson Rangkoratat pada sambutannya mengatakan bahwa sosialisasi ini akan menjadi entry poin yang penting bagi masyarakat dan para pelaku usaha, “Untuk menciptakan siklus yang bersinergi dan koordinatif dengan segala peraturan yang berlaku dan diharapkan sosialisasi ini dapat diserap dan dilaksanakan oleh masyarakat maupun pelaku usaha,” kata Piterson singkat.

Belum Merata
Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR RI, Mercy Chriesty Barend mengungkapkan, pentingnya ketersediaan dan pendistribusian BBM di Pulau Maluku dan secara khusus Maluku Tenggara Barat.

“Oleh karena itu kami akan terus berusaha agar Pemerintah dan Pertamina dapat membangun Depot BBM secara khusus di Maluku Tenggara Barat. Dalam waktu dekat ini direncakan akan diresmikannya 1 Penyalur BBM Satu Harga yang akan dibangun di Desa Batu Putih” kata Mercy,

Senada dengan Mercy, Frengky Limbers, Ketua DPRD yang ditemui dalam kegiatan sosialisasi mengatakan bahwa Maluku Tenggara Barat memang secara keseluruhan belum merasakan harga yang sama dengan Pulau Jawa, “Kami mohon kepada BPH Migas untuk menjembatani Sub Penyalur dan membangun Sub Penyalur di wilayah MTB agar masyarakat bisa mendapatkan BBM dengan harga yang sama,” Frengky.

Salah satu masyarakat yang ditemui pada kegiatan ini, Lita Tamain menegaskan bahwa dirinya mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini, “Karena masyarakat jadi tahu terkait dengan apa itu Program BBM 1 Harga, dan apa itu Sub Penyalur BBM dan bagaimana cara untuk membangunnya agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” ucapnya.

Editor: Hendrik JS

Previous articleSewa Rusun Naik, Warga Tagih Janji Anies
Next articleKLHK Rutin Laksanakan Kegiatan Bersih Pantai Dibeberpa Lokasi Indonesia