Jakarta, PONTAS.ID – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan sinyal untuk mendukung Ketum Gerindra Prabowo Subianto sebagai capres. SBY menyatakan menyerahkan posisi cawapres kepada Prabowo.
“Dalam pertemuan tadi malam, Gerindra-Demokrat, Prabowo-SBY, saya tidak menawarkan (atau) menyarankan kader Demokrat sebagai cawapres beliau (Prabowo), tidak. Dan pembicaraan saya di dalam, ‘Silakan kalau kita cocok, berjodoh untuk koalisi. Pak Prabowo-lah sebagai capres yang menyampaikan (kepada) kami-kami, siapa cawapres yang dipilih,'” kata SBY, Kamis (26/7/2018).
Ia pun mengungkit saat dirinya memutuskan memilih cawapres pada pemilu-pemilu sebelumnya. Ia menegaskan selalu memilih sosok cawapres tanpa hasutan pihak mana pun.
“Ketika dulu saya memilih Pak JK (Jusuf Kalla), itu sepenuhnya pilihan saya, tidak ada yang mendikte. Demikian pula pada 2009, memilih Pak Boediono, juga sepenuhnya pilihan saya,” ujarnya.
Hal tersebut, disampaikan oleh SBY, juga telah disepakati oleh Zulkifli. Ia mengungkapkan, dirinya dan Zulkfli sepakat bahwa pemilihan cawapres tidak bisa dicampuri banyak pihak.
“Posisi kami, parpol, harus pasti itu. Tadi sama Pak Zulhas juga harus sepakat, jangan kita recoki capres (dalam) mengusung siapa, siapa (cawapresnya). Pak Zul sepakat,” pungkas Presiden ke-6 RI tersebut.




























