Pemasang Bendera Asian Games dengan Bambu Diundang ke Balaikota Jakarta

Thamran (kanan), pemasang bendera negara-negara peserta Asian Games 2018 dengan tiang bambu, saat dipakaikan jaket olahraga dari Tim Asian Games 2018 oleh Wagub DKI Jakarta, Sandiaga Uno (kiri).

Jakarta, PONTAS.ID – Thamran (40), salah seorang warga Penjaringan, Jakarta Utara (Jakut), yang memasang bendera negara-negara peserta Asian Games 2018 dengan tiang bambu, pada Kamis (19/7/2018) malam diundang ke Balaikota DKI, Jakarta Pusat (Jakpus).

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno yang menyambut kedatangan Thamran bersama temannya Rian dan Lurah Penjaringan, Depika Romadi, mengatakan bahwa undangan itu sebagai bentuk pujian atas apa yang telah dilakukan warga.

Pria yang akrab disapa Sandi tersebut mengaku sangat mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan oleh Thamran bersama kawan-kawannya, karena dinilai telah ikut menyemarakan suasana jelang penyelenggaraan pesta olahraga Asian Games 2018 mendatang.

“Saya bilang ini Pak Thamran musti diundang ke Balaikota. Kami mengapresiasi dengan memberi jaket dan baju olahraga dari tim Asian Games. Dengan memasang bendera itu, Alhamdulillah sudah membuktikan bahwa demam (Asian Games 2018) sudah terasa,” kata Sandi.

Lebih lanjut Sandi menegaskan, bahwa pro-kontra yang diperdebatkan di dunia maya oleh para netizen, perihal penggunaan bambu sebagai tiang bendera yang dinilai tidak pantas, tak perlu diambil pusing lagi. Pasalnya, hal ini sesuai dengan keinginan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).

Sandi lantas bercerita, pada Maret lalu dirinya diundang ke Istana Bogor. Kala itu, Presiden Jokowi katanya sangat kecewa karena sampai saat itu belum ada demam Asian Games 2018 yang dirasakan oleh masyarakat Indonesia, khususnya warga Jakarta.

“Karena itu, saya melakukan upaya sosialisasi. Sejak bulan Maret sampai sekarang saya all out turun ke wilayah-wilayah yang paling bawah malah sampai ke RT dan RW. Disitu memang dirasakan masyarakat belum mengetahui Asian Games,” ujarnya.

Kemudian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI pun mencoba suatu terobosan, yakni dengan mengadakan Festival Jelang Obor. Festival yang bertujuan untuk meningkatkan semangat Asian Games 2018 itu melewati Kelurahan Penjaringan dan Kecamatan Penjaringan.

“Di Kelurahan Penjaringan disitu bangkitlah semangat dari para warga masyarakat tentang Asian Games dan kisah-kisah heroik seperti yang Pak Thamran lakukan dengan memasang bendera ini. Alhamdulillah sudah membuktikan bahwa demamnya sudah terasa,” ucap dia.

Bukan APBD

Lebih lanjut Sandi juga menyatakan, bahwa dengan diundangnya Thamran ke Balaikota DKI ini, sekaligus mengklarifikasi isu miring yang menuding bahwa pemasangan bendera negara-negara peserta Asian Games 2018 dengan tiang bambu itu menggunakan dana APBD.

Pasalnya, sesuai kenyataan pemasangan bendera dengan bambu tersebut merupakan tindakan murni dari masyarakat, yang ingin ikut berpartisipasi menyemarakkan gelaran Asian Games 2018. Dimana itu lagi-lagi membuktikan keinginan Presiden Jokowi sudah tercapai.

“Kalau yang diributkan kemarin, di teman media, itu murni partisipasi masyarakat. Pak Presiden sering menanyakan, ‘mana nih demamnya Asian Games’. Ini sampai mereka mau pasang sendiri, dengan bendera yang dibeli pakai uang hasil keringat sendiri,” jelas Sandi.

Lagipula, tambah dia, dengan adanya pemakaian tiang bambu itu ikut menguntungkan pihak-pihak lain. “Dengan pakai bambu kan yang diuntungkan pedagang bambu, perajin bambu, itu usaha kecil. Dan benderanya yang dibeli di Senen, itu yang nyablon juga usaha kecil,” tukasnya.

Sementara itu Thamran ditempat yang sama, mengaku sangat berterima kasih sudah dipanggil ke Balaikota, hingga inisiatifnya bersama teman-temannya diapresiasi. Dia mengakui bahwa bendera tersebut memang dibeli di Pasar Senen dan dipasang bersama 11 orang temannya.

“Kami mengharapkan semoga bendera yang kami pasang ini, semakin banyak (dipasang) di Indonesia, khususnya di Jakarta di DKI. Kami berterima kasih banyak kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur. Ini inisiatif kami pribadi,” ucap Thamran.

Editor: Risman Septian

Previous articleBulog Divisi Regional Yogyakarta Mulai Pasarkan Beras Saset
Next articleHari Ini Jabodetabek Diprediksi Cerah hingga Berawan