Pingin Nyaman saat Mudik? Unduh ‘Aplikasi Jalan Kita’

Posko Sapta Taruna Kementerian PUPR dengan fasilitas tempat istirahat, air minum, mushola dan alat berat untuk antisipasi kerusakan jalan akibat bencana alam

Jakarta, PONTAS.ID – Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2018, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tidak hanya menyiapkan infrastruktur jalan, mobil toilet umum dan fasilitas pendukung lainnya. Kementerian PUPR juga telah menyiapkan layanan informasi dan pengaduan yang dapat diakses melalui website, call center, whatsapp maupun aplikasi jalan kita.

Para pemudik juga dapat meminta informasi kondisi jalan atau melaporkan apabila menemui jalan nasional yang mengalami kerusakan melalui nomer telepon 0812-8383-5757. Informasi dan pengaduan kondisi jalan juga dapat melalui “Aplikasi Jalan Kita” yang dapat diunduh di IOS maupun Android.

“Kementerian PUPR berupaya seoptimal mungkin, agar mudik Lebaran 2018 lebih baik dari tahun sebelumnya. Kondisi jalan nasional secara umum sudah 90 persen dalam kondisi mantap,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melalui keterangan resminya kepada PONTAS.id, Senin (11/6/2018).

Basuki menambahkan, untuk menjaga kondisi jalan tetap mantap selama mudik Lebaran 2018, Kementerian PUPR telah menyiagakan sebanyak 588 Posko Sapta Taruna yang tersebar di seluruh Indonesia. Posko tersebut memiliki fasilitas tempat istirahat, air minum, mushola dan alat berat untuk antisipasi kerusakan jalan akibat bencana alam.

Dijelaskan Menteri Basuki, informasi mengenai lokasi-lokasi Posko Sapta Taruna dapat diakses melalui website http://pu.go.id/mudik2018 yang juga dapat diakses melalui telepon selular.

Selain itu juga terdapat layanan live streaming untuk mengetahui kondisi lalu lintas dari hasil pantauan CCTV yang dipasang dibeberapa lokasi dan dukungan mobil streaming monitoring system (SMS) yang terkoneksi dengan modem satelit sehingga bisa melaporkan secara real time.

“Kementerian PUPR juga melakukan pemantauan kepadatan lalu lintas melalui Sistem Informasi Dini Lalu Lintas (Sindila) yang terdiri dari sensor alat penghitung volume lalu lintas. Sensor ditempatkan di Tol Cipali, Jalan Soekarno Hatta Bandung dan Rancaekek,” pungkasnya.

Editor: Hendrik JS

Previous articleDestinasi Wisata Solo Siap Manjakan Wisatawan Saat Libur Lebaran
Next articleJadi Anggota DK PBB, Indonesia Harus Perjuangkan Kemerdekaan Palestina