Jumlah Pelanggan PLN Tembus 96,2 Juta, Bukti Pemerataan Listrik di Indonesia

JAKARTA, PONTAS.id – PT PLN (Persero) mencatat jumlah pelanggan listrik di seluruh Indonesia mencapai 96,2 juta pada tahun 2025. Angka tersebut meningkat sekitar 3,3 juta pelanggan dibandingkan tahun sebelumnya, seiring upaya PLN memperluas akses listrik hingga ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan peningkatan jumlah pelanggan tersebut merupakan hasil sinergi antara PLN dan pemerintah dalam mewujudkan pemerataan akses energi bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Dukungan Pemerintah yang kuat menjadi fondasi penting bagi PLN untuk menjalankan mandat menghadirkan listrik hingga ke pelosok negeri. Listrik bukan sekadar energi, tetapi menjadi penggerak produktivitas, pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Darmawan dalam keterangan resmi, Minggu (7/6).

Menurutnya, pertumbuhan pelanggan didorong oleh berbagai program perluasan akses listrik, seperti Program Listrik Desa (Lisdes), Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta program Light Up The Dream (LUTD) yang didanai melalui donasi pegawai PLN.

Selain meningkatkan rasio elektrifikasi, bertambahnya pelanggan juga memberikan kontribusi terhadap pendapatan penyambungan pelanggan yang mencapai Rp2,24 triliun sepanjang 2025 atau tumbuh 28,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Segmen rumah tangga masih menjadi kontributor terbesar dengan penambahan 2,74 juta pelanggan atau tumbuh sekitar 3,2 persen secara tahunan, dari 84,66 juta menjadi 87,40 juta pelanggan.

Sementara itu, segmen bisnis mengalami pertumbuhan sekitar 8,8 persen, dari 5,15 juta menjadi 5,60 juta pelanggan. Pada segmen industri, jumlah pelanggan meningkat sekitar 18,6 persen dari 253 ribu menjadi 300 ribu pelanggan, mencerminkan meningkatnya aktivitas produksi dan kebutuhan energi sektor industri nasional.

“Peningkatan jumlah pelanggan ini menjadi indikator tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha di Indonesia, sekaligus mencerminkan bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan telah dimanfaatkan oleh berbagai lapisan masyarakat,” kata Darmawan.

PLN juga mencatat peningkatan pelanggan pada segmen sosial sebesar 4 persen, dari 2,09 juta menjadi 2,17 juta pelanggan. Adapun pelanggan pemerintah meningkat sekitar 4,8 persen dari 629 ribu menjadi 659 ribu pelanggan.

Ke depan, PLN berkomitmen terus memperkuat infrastruktur kelistrikan, memperluas akses energi, serta meningkatkan keandalan pasokan listrik guna mendukung pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Previous articleJumat Peduli, Kapolres Jakut Blusukan ke Kolong Tol Sungai Bambu
Next articleResmi Digelar, Pelantikan PCNU Bangil Masa Khidmat 2026 – 2031 Berjalan Lancar