Jakarta, PONTAS.ID – Anggota Komisi I DPR Mohammad Idham Samawi mengakui di era transformasi media, era digital saat ini dunia memang selebar daun kelor atau ada di satu tangan handphone (Hp). S
Sehingga semua peristiwa yang terjadi di dunia dalam beberapa detik dan menit bisa diketahui oleh masyarakat di seantero jagat raya ini.
Untuk itu pula tidak mudah menjaga dan merawat NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) yang sangat luas, lebih dari 17 ribu pulau, terdapat ribuan budaya, dan melimpahnya kekayaan alam di nusantara ini.
“Jadi, peran media sangat penting untuk merawat NKRI tersebut. Tapi di sisi lain, tidak mudah menghadapi tantangan era digital ini, ketika anak-anak yang masih SD sudah bertanya; apakah Pancasila itu buatan manusia, dan khilafah itu buatan Tuhan? Juga apa yang dimaksud pemerintahan thogut? Karena itu, kalau bangsa ini mudah dipecah belah, maka NKRI bisa bubar,” tegas Mohammad Idham Samawi, Sabtu 28 Oktober 2023.
Lebih lanjut Idham Samawi berharap para wartawan ikut membantu merawat dan menjaga NKRI ini ke depan dengan mengamalkan dan mengajarkan nilai-nilai luhur Pancasila kepada anak-anak sejak dini di rumah. “Sampai kapan kita harus merawat NKRI dengan Pancasila ini, ya sampai kiamat selama NKRI ini masih ada,” pungkasnya.
Hadir Kabiro Pemberitaan Parlemen Indra Pahlevi, Deputi Persidangan Suprihartini, Kepala Pusat Teknologi Informasi Sekretariat Jenderal DPR RI Djaka Dwi Winarko, Kepala Pemberitaan DPD RI Mahyu, Ketua KWP Ariawan, Ketua Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta Eko Suwanto.
Penulis: Herdi
Editor: Pahala Simanjuntak



























