Pembentukan Opsi Poros Ketiga Baru Wacana

Prabowo dan Jokowi (ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu 2019 diluar pendukung Jokowi mewacanakan akan membentuk poros ketiga agar kontestasi pilpres bisa diikuti calon alternatif di luar Presiden Joko Widodo dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) belum menyatakan dukungan kepada tokoh siapapun belum memikirkan opsi tersebut dan itu masih sebatas wacana.

“PKB sih belum kepikiran poros ketiga ya. Yang berbicara poros ketiga selama ini kan Partai Demokrat dan PAN,” kata Wasekjen PKB Daniel Johan saat dihubungi, Senin (12/3/2018).

Daniel pun memaparkan pertemuan dilakukan oleh perwakilan PKB dengan PD dan pada Kamis (8/3/2018) itu hanya pertemuan biasa. Menurut Daniel, tak ada pembicaraan khusus mengenai poros baru dengan dua partai tersebut.

“Itu cuma ngopi-ngopi saja, cair kok,” ujar Wakil Ketua Komisi IV itu.

Tidak Takut

Sementara itu, Partai Gerindra yang sudah harga mati mencapreskan Prabowo Subianto menyatakan tidak takut jika munculnya wacana poros tengah di Pilpres 2019 mendatang.

“Sebab, Partai Gerindra memiliki basis yang kuat di daerah-daerah. Mereka semua juga sepakat untuk mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada tahun 2019,” kata Ketua DPP Partai Gerindra Nizar Zahro di gedung DPR.

oros ketiga yang dimaksud yakni gabungan atau koalisi partai politik baru di luar partai pendukung Joko Widodo atau Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) dalam Pilpres tahun depan.

“Partai pendukung pemerintah seperti PKB dan PAN, punya hak tersendiri dalam menentukan pilihan politiknya. Partai Gerindra tidak punya hak untuk ikut campur. Kewenangan Partai Gerindra hanya menjalin komunikasi dengan semua partai bak itu partai diluar koalisi pendukung pemerintah maupun partai koalisi yang mendukung pemerintah,” tegasnya.

Apalagi, lanjut ia, pada tahun 2019, pilpres dan pileg digelar secara serentak. Kondisi seperti ini sangat berbeda dengan 2014 yang antara pileg dan pilpres digelar tidak serentak.

“Pasti partai yang mengusung kadernya sebagai capres memiliki peluang untuk mendulang suara yang banyak,” katanya.

Wacana poros ketiga muncul dari Presiden PKS Sohibul Iman. Ia mendorong Partai Demokrat bersama PAN dan PKB membentuk poros baru di Pilpres 2019. Alasannya, agar kontestasi pilpres bisa diikuti calon alternatif di luar Presiden Joko Widodo dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

Isu ini pun kian menguat setelah elite PD-PAN-PKB diketahui melakukan pertemuan di Mal Pacific Place, Jakarta Selatan, Kamis (8/3/2018).

Ketiga partai disinyalir membahas soal poros baru. Namun, Ketum PAN Zulkifli Hasan menyebut kemungkinan pembentukan poros ketiga itu sulit dilakukan.

Previous articleSop Buntut Ibu Samino, Kelezatan Tersohor
Next articlePLN Siap Penuhi Listrik Industri Dan Pariwisata Bintan