Bertemu Generasi Muda, Fadel Muhammad Tanamkan Jiwa Kewirausahaan

Fadel Muhammad
Fadel Muhammad

Jakarta, PONTAS.ID – Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad mengaku bersemangat ketika akan melakukan sosialisasi empat pilar dengan dihadiri oleh generasi muda.

“Saya gembira sebab mengingatkan saya yang juga pernah menjadi mahasiswa dalam sosialisasi empat pilar dihadapan Ratusan generasi muda yang datang dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pelajar Islam Indonesia (PII), mahasiswa dari Universitas Sriwijaya, Universitas Islam Negeri Raden Fatah dalam
siaran pers, Selasa (30/3/2021).

Masa muda, menurut mantan Gubernur Gorontalo itu, merupakan masa keemasan yang merupakan fase yang menentukan masa depan. “Pastinya kalian mengharap masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Untuk itu, menurut Fadel, penting di masa muda untuk menata langkah guna menyambut masa depan.

Menuju masa depan yang sukses dan berhasil harus diawali dengan bekerja keras, cerdas, dan sungguh-sungguh. Dikatakannya, ada tiga kiat bila seseorang ingin sukses.
Kiat itu adalah, pertama, harus mempunyai kemampuan. Bila tak mempunyai kemampuan maka keberhasilan itu tak akan mengunjungi kita. “Sebagai aktivis kalian mempunyai modal kemampuan untuk terjun di masyarakat,” ujarnya.

Kedua, adanya kesempatan. Kesempatan, diakui oleh Fadel Muhammad, harus kita raih meskipun ada pula yang datang dengan sendirinya. Baik diraih atau datang sendiri, kedua kesempatan itu jangan sampai dilewatkan.

“Kadang-kadang kesempatan atau opportunity itu datang secara tiba-tiba. Meski demikian jangan sampai dilewatkan, kesempatan harus kita gunakan,” tambahnya.

Ketiga, adalah strategi. Dalam hidup, menurut Fadel Muhammad, kita harus menggunakan strategi. Sukses atau tidaknya hidup tergantung pada strategi yang digunakan dalam mengarungi hidup. “Strategi yang kita miliki akan bertambah bila kita menjadi aktivis,” ujarnya.

Mantan politisi Partai Golkar itu mengingatkan generasi muda Sumatera Selatan agar mulai berkecimpung dalam dunia kewirausahaan. Jiwa kewirausahaan ada pada setiap orang. “Wirausaha adalah semangat dan ilmunya bisa dipelajari,” tuturnya.

Kewirausahaan merupakan mental dan nilai-nilai ini harus ditanamkan pada generasi muda.

Orang yang berpendidikan adalah orang yang di pikirannya melihat peluang apa yang ada di masyarakat. “Inilah dasar kewirausahaan,” tuturnya.

Dengan pikiran yang demikian maka seseorang bisa menciptakan usaha hingga mampu menyerap tenaga kerja.

Lebih lanjut disampaikannya kepada peserta sosialisasi, di masyarakat ada tiga kelompok. Ketiga kelompok itu adalah, pertama, economic power.

Kelompok ini adalah kelompok para pengusaha. Kedua, political power. Kelompok ini adalah kelompok para politisi, kepala daerah. Ketiga, social power. Masuk dalam kelompok ini seperti aktivisi dan dosen.

Ketiga kelompok itu, menurut Fadel Muhammad, berinteraksi sangat tajam. Ketiganya saling membutuhkan dan melengkapi.

“Seorang pengusaha bisa menjadi politisi dan seorang politisi bisa menjadi pengusaha,” ujarnya. “Seorang aktivis pun bisa menjadi politisi, bisa pula menjadi pengusaha,” tambahnya. “Generasi muda harus menentukan masa depannya dengan memilih dari mana memulainya,” ujarnya.

Penulis: Luki Herdian

Editor: Riana

Previous articleRealisasi Padat Karya, Kementerian PUPR Serap 109.047 Pekerja
Next articleGubernur Kepri Sampaikan LKPJ Anggaran dan Dua Ranperda 2020