Jakarta, PONTAS.ID – Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo menegaskan, Indonesia perlu melakukan hilirisasi sektor pertanian dan perkebunan untuk mendukung swasembada pangan nasional.
Firman menuturkan, dengan melakukan hilirisasi, Indonesia dapat meningkatkan nilai tambah produk pertanian dan perkebunan sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani dan perekonomian negara.
“Hilirisasi dapat membantu Indonesia mengurangi ketergantungan impor produk pangan dan meningkatkan kemandirian pangan nasional,” kata Firman, Kamis (7/8/2025).
Politikus senior Golkar ini melanjutkan, melakukan pengolahan produk pertanian dan perkebunan, Indonesia dapat meningkatkan kualitas produk dan membuatnya lebih kompetitif di pasar global.
Apalagi, hilirisasi dapat menciptakan lapangan kerja baru di sektor industri pengolahan, sehingga dapat membantu mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut Firman yang juga Anggota Baleg DPR mencontohkan hilirisasi sektor pertanian dan perkebunan di Indonesia adalah Indonesia dapat melakukan pengolahan beras menjadi produk yang lebih bernilai tambah, seperti beras organik, beras merah, atau produk olahan beras lainnya.
Selain itu, Indonesia dapat melakukan pengolahan kelapa sawit menjadi produk yang lebih bernilai tambah, seperti minyak goreng, biodiesel, atau produk lainnya.
Indonesia pun sambung Firman dapat melakukan pengolahan buah dan sayuran menjadi produk yang lebih bernilai tambah, seperti jus, saus, atau produk lainnya.
“Dengan melakukan hilirisasi sektor pertanian dan perkebunan, Indonesia dapat meningkatkan kemandirian pangan nasional, meningkatkan pendapatan petani, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.,” tandas legislator dapil Jateng III ini.


























