Joss! ATR/BPN Aceh Besar Tuntaskan Pembebasan Lahan Tol Sibanceh

Jalan tol Sibanceh

Aceh, PONTAS.ID – Pembangunan infrastruktur, seperti halnya jalan tol terus dikebut pembangunannya di masa Presiden Jokowi. Salah satunya, Jalan Tol Sigli – Banda Aceh (Sibanceh) yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).

Kepala Kantor ATR/BPN Aceh Besar, Mahdi, A.Ptnh, M.H mengatakan proyek Tol sibanceh merupakan upaya pemerintah meningkatkan konektivitas serta memperbaiki disparitas pembangunan. Menurutnya, peran Kantor ATR/BPN Aceh Besar adalah membantu pembebasan lahan.

“Kami bersama kantor tanah pidie bergerak cepat berkolaborasi demi percepatan pembangunan Sibanceh. Tentunya, tak lepas berkoordinasi dengan Kakanwil Aceh dalam pembebasan lahan ini,” ujarnya saat ditemui PONTAS.id, Senin (10/4/2023).

Mahdi, lulusan magister hukum itu mengungkapkan, meski sebelumnya ada kendala terkait permasalahan lahan, namun saat ini sisa pembebasan lahan seluas 53, 77 hektar untuk kepentingan Tol SIBANCEH sudah diselesaikan.

“Kami selalu mengedepankan prinsip humanis dalam melakukan dialog. Jadi terkait pembebasan lahan Tol Sibanceh sudah dibereskan. Inshaallah 2024, Tol pertama di Aceh ini rampung,” bebernya

Dukungan masyarakat atas kinerja ATR/BPN

Menanggapi hal ini, salah satu aparatur Desa Blang Oi, Yudi agustiansyah (48) yang juga warga Kota Banda Aceh mengapresiasi kinerja ATR/BPN Aceh Besar dan Kakanwil Aceh.

“Untuk membangun Tol merupakan hal mudah bagi kontraktor ternama. Namun, bagaimana menyukseskan pembebasan lahan itu yang sulit. Sebab itu, kami warga banda Aceh yang sering berpergian ke kota sigli mengucapkan terima kasih atas pencapaian yang dilakukan oleh pemangku kepentingan dalam menghadirkan Tol di Provinsi Aceh,” ucapnya

Meski saat ini belum terasa efek dari Tol Sibanceh lantaran jarak yang tersedia belum maksimal. Namun, coba bayangkan jika Sibanceh selesai. Biasanya dari Banda Aceh ke Sigli harus menempuh waktu sekitar 3 jam dengan kondisi jalan yang berkelok dan melalui perbukitan lumayan terjal, ini hanya memerlukan waktu 1 jam.

“Proyek Tol ini memberikan dampak positif, seperti ringkasnya waktu tempuh yang berefek pada menurunnya biaya operasional. Otomatis, pasti akan menggairahkan perekonomian di Aceh,” tandasnya.

Penulis: Rahmat Mauliady
Editor: Fajar Virgiawan Cahya

Previous articleSoal RUU Kesehatan, Komisi IX: IDI Jangan Dikte Parlemen
Next articleKORPRI Setjen DPD Beri Bingkisan Pegawai dan Santunan Anak Yatim