Kabupaten Banjar, PONTAS.ID – Forum Anak adalah jembatan antara pemerintah dengan anak di Indonesia. Forum anak ini berjenjang dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan dan desa/kelurahan. Kemudian Forum Anak Daerah Kabupaten Banjar merupakan binaan dari Dinsos P3AP2KB khususnya di bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Hal tersebut dijelaskan Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar Merilu Ripner di sesi talkshow di Radio Suara Banjar, Rabu (6/7/2022).
Talkshow juga menghadirkan Ketua Forum Anak Kabupaten Banjar Salma Nurhalisa dan Koordinir Divisi I Siti Nazwa.
Merilu Ripner menjelaskan, peran Dinsos P3AP2KB membina kemudian memberikan motivasi kepada forum anak untuk melaksanakan kerjanya. Tugas utama adalah 2P (pelopor dan pelapor) dan ikut serta dalam perencanaan pembangunan di Kabupaten Banjar.
Terkait Kabupaten Layak Anak (KLA) sudah mendapat peringkat tingkat Pratama tiga tahun berturut-turut. Target kedepan adalah naik peringkat ke tingkat Madya, dengan hasil verifikasi sudah mendapatkan skor di atas 900, kemudian verifikasi lapangan dengan nilai 615.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bupati Banjar beserta Gugus Tugas KLA yang sudah memberikan dukungan terbaiknya kepada Forum Anak. Kita berusaha menaikan peringkat untuk penghargaan KLA tahun ini,” harap Meri.
Baik Salma maupun Najwa dari Forum Anak Kabupaten Banjar menjelaskan, beberapa kegiatan yang dilaksanakan diantaranya membeli untuk memberi yang punya nilai sosial sangat positif. Biasanya melaksanakan agenda itu pada bulan Ramadan. Hasilnya untuk panti asuhan
Selain punya banyak kegiatan yang positif, banyak pula prestasi telah diraih Forum Anak Kabupaten Banjar. Diantaranya Inovasi di tingkat nasional KIPP Award dari 2500 peserta se-Indonesia Forum Anak Kabupaten Banjar masuk ke tahap seleksi 1200 dan diharapkan masuk ke top 99.
Inovasi yang masuk adalah program siaran Rahatan kerja sama dengan Radio Suara Banjar, kemudian MUM (membeli untuk memberi) Panting (pencegahan stanting) Manis dan Petra (permainan tradisional).
Penulis: Muhammad Amin
Editor: Ahmad Rahmansyah
















