Syarief Hasan: Akmil Mempersiapkan Anggota TNI Profesional

Syarief Hasan
Syarief Hasan

Magelang, PONTAS.ID – Wakil Ketua MPR Sjarifuddin Hasan kagum dan bangga terhadap sistem pendidikan dan kedisiplinan yang diterapkan di Akademi Militer (Akmil) Magelang JawaTengah.

Karena pendidikan dan kedisiplinan di Akmil menjamin para taruna siap menghadapi medan pengabdian, menjaga juga mempertahankan bangsa dan negara. Baik dalam kondisi aman maupun situasi peperangan.

Sadar bahwa peperangan saat ini tidak hanya mengandalkan jumlah tentara, Akmil juga terus menyempurnakan latihan para taruna dengan ketrampilan yang makin baik. Berbagai ketrampilan diberikan, untuk mengantarkan para taruna menjadi anggota TNI yang profesional, memiliki pengetahuan dan kemampuan yang mumpuni.

“Saya tadi juga menampung berbagai aspirasi, salah satunya agar memperjuangkan alat simulator menembak. Alat tersebut sangat dibutuhkan oleh para taruna Akmil, dalam mengasah ketrampilan menembak. Dan sebagai anggota Komisi satu, mudah-mudahan alat ini bisa saya perjuangkan lewat DPR, untuk mendukung kemampuan para taruna Akmil,” kata Sjarifuddin Hasan atau yang akrab disapa Syarief Hasan, Kamis (30/6/2022).

SBY menggunakan momen silaturahim ke almamaternya, itu untuk mengenang kembali perjalanannya selama empat tahun menjadi taruna Akmil. Khususnya saat menjabat sebagai Komandan divisi Corp Taruna.

Pada kesempatan, itu SBY melihat dari dekat asrama yang dulu Ia gunakan untuk beristirahat dan melaksanakan tugasnya sebagai Komandan divisi Corp Taruna pada 1973. Saat ini rumah tersebut sudah diabadikan menjadi museum paviliun, memuat sebagian sejarah SBY selama di Akmil dan setelahnya. Selama kunjungannya di Akmil, SBY juga menyaksikan pertandingan persahabatan pra kompetisi Proliga bola volley antara Lavani dengan Tim volley taruna Akmil.

Menanggapi kunjungannya ke museum Paviliun, Syarief Hasan mengatakan tempat tersebut mengandung banyak kisah-kisah inspirasi dari SBY, untuk para pemuda khususnya bagi taruna Akmil. Di museum tersebut SBY mengingatkan bahwa hidup itu tidak mudah, penuh perjuangan. Karena itu setiap generasi muda harus belajar dengan sungguh-sungguh.

“Tidak ada jalan lunak untuk mencapai cita-cita yang besar. Itulah salah satu pedoman hidup yang dipegang dan diyakini oleh SBY. Hasilnya, dalam museum, itu kita tahu ada belasan gelar doktor Honoris Causa yang diberikan kepada SBY,” kata Syarief Hasan lagi

Penulis: Luki Herdian

Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articlePemekaran DOB Tiga Provinsi di Papua Didanai APBN
Next articleHadapi Tantangan Bangsa dengan Kemampuan Berinovasi dan Karakter Kebangsaan yang Kuat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here