Sergai, PONTAS.ID- Dua alur jalan di kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Sumatera Utara yakni, jalan Belidahan yang menghubungkan Kecamatan Sei Rampah dan Kecamatan Dolok Masihul, jalan Bedagai yang menghubungkan Seirampah dengan Tanjung Beringin (Bedagai), pasca banjir yang menerjang kawasan Seirampah beberapa waktu lalu, kini kondisinya berlobang.
Pantauan PONTAS.id , di jalan Belidahan tepatnya kawasan di Dusun I, Desa Cempedak Lobang, Kecamatan Seirampah, saat ini kondisinya sangat parah sekalipun sudah ditimbun dengan batu Padas, Rabu (15/12/2021) sore.
Lokasi yang ditimbun batu Padas ini, saat banjir menerjang Seirampah saat itu derasnya air yang mengalir menghantam badan jalan seperti aliran sungai. Akibatnya, selain badan jalan tergerus dan benteng jalan ambrol dan inilah yang membuat badan jalan yang mulanya di aspal hotmix terbongkar, bahkan menjadi lobang yang cukup dalam.
Permukaan yang tak merata dan berlubang, bahkan tajamnya batu Padas yang ditimbun dibagian lobang yang dalam, membuat sejumlah pengendara yang melintas harus extra hati-hati.
Sejumlah pekerja yang saat ini sibuk meneruskan pembangunan TPT (Tem bok Penahan Tanah),di areal sebelah kanan jalan yang sempat terhenti pekerjaannya akibat banjir ketika diwawancarai awak media ini, terkesan bungkam.
Risti (38) warga Dusun I, Desa Cempedak Lobang, Kecamatan Sei Rampah saat disinggung soal jalan ini mengatakan jalan yang menghubungkan dua kecamatan di Sergai ini sudah rusak lebih kurang sejak satu tahun yang lalu.
“Sebelumnya jalan ini juga sudah rusak, dari simpang jalan lintas Sumatera hingga komplek rumah sakit Kusta sekitar 5 kilometer cuma tidak separah seperti yang sekarang ini. Dua bulan belakangan ini makin rusak, apalagi kemarin terendam banjir,” ujar Risti
Ketikan banjir dan air masih tergenang, lanjut Risti, kalaupun bisa dilalui pengendara sepeda motor, umumnya banyak yang jatuh karena tak bisa memprediksi dimana lobang yang dalam dan yang tidak.
“Puncak banjir yang lalu, ada sekitar 10 hari jalan ini tidak bisa dilalui sepeda motor akibat arus air yang cukup deras dan dalamnya lebih satu meter. Nah, setelah bisa dilalui walaupun harus meraba, warga terpaksa juga melintasi, resikonya ya terperosok ke lobang dan pengendaranya jatuh basah kuyuplah,” katanya
Lanjut, kata Risti menambahkan sebelum banjir jalanan ini sudah hancur dari mulai simpang Belidaan itulah sampai dekat jembatan tol.
“Bagaimana gak hancur, kendaraan yang sering melintas disini truk-truk besar, ada Trailer bawa kontainer dan truk besar katanya berbobot lebih 35 ton, sudah hancur makin hancur jalanannya,” ujar Risti
Beberapa waktu yang lalu pada saat banjir, di lokasi jalan rusak ini sudah ditinjau oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah.
Wakil gubernur berjanji, jika banjir sudah surut maka secepatnya jalan yang rusak parah menghubungkan Kecamatan Sei Rampah dan Kecamatan Dolok Masihul diperbaiki.
“Kita secepatnya akan perbaiki jalan yang rusak akibat dihantam banjir itu, agar aktifitas dan perekonomian warga tidak tergganggu,” ucap Musa Rajekshah.
Sementara itu, jalan lintas Bedagai tepatnya di Dusun VI, Desa Sei Rampah, Serdang bedagai, mengalami hal yang serupa. Jalan ini kian rusak akibat diterjang banjir beberapa waktu yang lalu.
“Ini makin parahlah bang, apalagi kemarin banjir terendam. Kendaraan yang melintas juga truk-truk besar,” ujar Andi warga sekitar.
Andi berharap semoga jalan lintas atau jalan provinsi menuju Kecamatan Tanjung Beringin segera diperbaiki.
“Segera diperbaikilah bang, udah banyak korban yang terjatuh karena lubangnya dalam kali,” tutup Andi.
Penulis: Andy Ebiet
Editor: Yos Casa Nova F




























