Bukit Algoritma, Budiman Sudjatmiko Gandeng 1.350 Anggota SMSI

Ketua Umum SMSI, Firdaus menyerahkan Piagam Penghargaan kepada penggagas Bukit Algoritma, Budiman Sudjatmiko dalam rangkaian Rakernas SMSI di The Jayakarta Hotel, Jakarta, Rabu (8/12/2021)

Jakarta, PONTAS.ID – Budiman Sudjatmiko mengajak Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang memiliki 1.350 anggota untuk bersama-sama mengembangkan Bukit Algoritma. Ajakan ini disampaikan pengagas Bukit Algoritma ini saat menjadi pembicara dalam rangkaian Rakernas SMSI di The Jayakarta Hotel, Jakarta, Rabu (8/12/2021).

“Perkembangan ke depan, media massa digital dalam bentuk tulisan akan mulai tergantikan oleh konsep media audio visual bahkan lebih jauh akan berbasis imajinasi,” kata Budiman.

Budiman dalam paparannya mengatakan, visi bisnis di era transformasi digital ke depan ialah era revolusi digital dan bio fisik.

“Bukit Algoritma sudah menyiapkan untuk merespon era transformasi digital dan transformasi bio fisik itu. Di sana akan menjadi sebuah tempat mengembangkan seluruh imajinasi, inovasi dan kreativitas terutama anak-anak muda, scientist dan technolog, dan pebisnis, khususnya pebisnis scientist,” kata Budiman.

Ketua Gerakan Inovator 4.0 Indonesia ini menjelaskan, ada banyak perubahan dalam kehidupan manusia sehari-harinya, sehingga semua pihak harus tahu bagaiman cara meresponnya.

Menurutnya, ada 3 jenis teknologi yang akan memacu perubahan besar-besaran dalam bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, transportasi, komunikasi, hunian, pertambangan, dan manufaktur.

Perkembangan teknologi di tahun 2025 diprediksi bisa menghilangkan sebanyak 83 jenis pekerjaan, baik pekerjaan fisik, rutin, dan berbahaya dan digantikan 95 juta jenis pekerjaan baru yang bersifat imajinatif, inovatif, dan kreatif.

“Jika pada tahun 2025 anak kita tidak imajinatif hanya kerjanya suruh menulis dan menerima telpon, maka tahun 2025 tak akan dapat kerjaan. Karena robot menulis lebih cepat dan tepat. Sampai tahun 2045 akan banyak perombakan sistem ekonomi, pendidikan dan budaya, kesehatan, berbangsa dan bernegara,” ujar Budiman.

Bukit Algoritma lanjut Budiman, akan menyediakan tempat dan menuju kepada teknologi tersebut, dengan didukung oleh koperasi sebagai jejaring, “Untuk menjadi ekosistem yang membeli dan berinovasi kepada inovasi teknologi rekayasa persepsi, rekayasa biologi, dan rekayasa atomic,” katanya.

Merespon rencana Budiman yang mengajak 1.350 Anggota SMSI di seluruh Indonesia, Ketua Umum SMSI Firdaus, mengaku siap.

“Kami akan menjembatani anggota SMSI untuk bisa bekerjasama dengan Bukit Algoritma sekaligus untuk menjaga agar media siber tetap dapat terkinikan dengan perkembangan yang ada khususnya teknologi digital,” kata Firdaus.

Penulis: Pahala Simanjuntak
Editor: Ahmad Rahmansyah

Previous articleTransformasi Media, 34 Provinsi Ikuti Rakernas SMSI di Jakarta
Next articleMPR Apresiasi Keberhasilan Polri Menjadi Lembaga Paling Dipercaya Publik