Jakarta, PONTAS.ID – Pemerintah mengeluarkan Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang dari wilayah aglomerasi Jabodetabek karena angka capaian vaksinasi Covid-19 yang masih belum mencapai target.
Ketua MPR, Bambang Soesatyo mengingatkan pemerintah agar meskipun kedua wilayah tersebut dikeluarkan dari wilayah aglomerasi yang berdampak pada penurunan level PPKM, tetap perlu didukung untuk capaian target vaksinasinya.
Disamping itu pemerintah bersama aparat tetap perlu melakukan pengawasan kepada setiap orang yang bepergian di daerah aglomerasi Jabodetabek. Mengingat, sempat terjadi kenaikan kasus pada pekan terakhir di wilayah DKI Jakarta walaupun tidak signifikan namun tetap perlu diwaspadai.
“Meminta pemerintah untuk tetap mendorong Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang dalam hal pencapaian vaksinasi Covid-19, salah satunya dengan penyediaan stok vaksin dan kegiatan vaksinasi yang lebih intensif. Mulai dari mendekatkan pos-pos vaksinasi di tengah-tengah lingkungan warga hingga menggencarkan upaya penyisiran warga yang sudah dan belum divaksinasi Covid-19, bersama tokoh masyarakat, ketua RT dan RW,” katanya, Kamis (21/10/2021).
Ia pun meminta pemerintah untuk tetap mempertimbangkan faktor sosiologis kemasyarakatan dan kearifan lokal dalam mengeluarkan setiap kebijakan, khususnya terkait penurunan level PPKM.
“Jangan sampai pemerintah menambah daerah yang dikeluarkan dari wilayah aglomerasi akibat capaian vaksinasi Covid-19 di daerah tersebut belum mencapai target. Sebab, kebijakan tersebut dinilai sebagai sikap tidak konsistennya pemerintah dalam penurunan level PPKM,” tandansya.
Penulis: Luki Herdian
Editor: Pahala Simanjuntak.




























