DPRD Sindir Prestasi DKI di PON Papua, Boim: Jangan Banyak Bacot!

Jakarta, PONTAS.ID – Tokoh Muda Betawi, Mohammad Ridwan yang biasa disapa Boim meminta DPRD DKI Jakarta tidak asal bacot. Sebab, celotehan para politisi Kebon Sirih itu seperti tidak berkaca pada diri sendiri.

Boim menilai, para atlet, pelatih dan official sudah berjuang keras agar menjadi juara umum di PON. Hal itu terbukti dari perolehan medali yang awalnya dimenangi oleh Jakarta.

“PON belom selesai udah koar-koar, ini terlalu politis dan tendensius. Harusnya sebagai anggota dewan memberikan semangat kepada Atlet dan Official,” kata Boim yang juga ketua Bamus Betawi Jakarta Utara kepada PONTAS.id melalui WhatsApp seluler, Rabu (13/10/2021) malam.

Menurutnya, dalam pertandingan itu kalah menang biasa. “Kan ada faktornya kenapa Jakarta kesalip Jabar dan Jatim dalam perolehan medali PON. Jangan asal bacot yang bisa menjatuhkan mental atlet, ofisial dan pelatih,” sambung Boim.

Boim menilai, DPRD itu seperti tidak berkaca pada diri sendiri. Itulah susahnya kalau politisi tidak paham olahraga. “Bacot DPRD itu seperti melukai atlet yang sudah berjuang untuk mengharumkan nama ibukota, ini mendadak urusan duit bukannya support,” ketus Boim.

“Olah raga harusnya jangan dipolitisasi. Mereka itu udah pernah jadi atlet, atau pengurus Cabor belom? Kan ada forum evaluasih. Harusnya nanti setelah selesai kemudian ada evaluasi nya kalo sekarang teriak-teriak ini ada apa ?,” tanyanya.

Aktivis 98 ini meminta kepada para politisi untuk datang langsung ke Papua dan melihat kondisi di lapangan. “Emang itu DPRD apa kerjanya sudah benar? Mereka kunjungan kerja (kunker) dan studi banding hasilnya apa coba?. Kalau atlet jelas, ada medalinya dan gajinya tidak sebesar para dewan,” tanyanya kembali.

Dia meminta kepada DPRD agar lebih cerdas dalam memberikan komentar. “Coba total kalau Jabar ada sekitar 27 kota dan kabupaten bahkan setiap daerah KONI-nya mendapat dana pembinaan atlet. Nah, Jakarta kan tidak,” tambah pria yang hobi silat ini.

Sebelumnya, Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria dan Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Rani Mauliani mendesak kalau kegagalan kontingen ibu kota dalam merebut juara umum PON harus mundur.

“Saya harap itu dewan-dewan jangan banyak bacot, toh prestasi Jakarta tidak ambruk banget. Awal PON berlangsung, DKI sempat memimpin lalu kesalip Jabar dan Jatim. Artinya pasti ada kendala di lapangan, makanya itu dewan suruh jadi ketua cabang olahraga dan jangan cuma koar-koar doang,” tegasnya.

Sementara Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi menilai bahwa menang dan kalah dalam pertandingan adalah hal biasa.

Namun demikian, sambungnya, perolehan Medali Emas Provinsi DKI Jakarta tersebut dapat diperhitungkan secara matang dengan menerapkan sport science dalam pembinaan atlet.

Menurut Pras sapaan akrab pria tersebut, dalam setiap kompetisi atau pertandingan hal yang terpenting dan harus dijunjung tinggi para atlet untuk meraih prestasi adalah sportivitas. Khususnya, DKI Jakarta.

“Ini penting karena dalam olahraga itu semuanya tegas, jelas dan terukur, tidak Ada yang abu-abu. Terlebih saya sampai saat ini masih menjadi Atlet Aktif, jadi bisa ikut merasakannya,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut.

Dengan waktu yang tersisa, Prasetyo juga mendoakan para atlet yang berjuang diberikan kemudahan, kekuatan dalam meraih prestasinya mempersembahkan banyak medali lagi untuk ibukota sehingga menjadi peringkat pertama lagi, juara umum PON XX Papua 2021.

Penulis: Ahmad Rahmansyah

Editor: Fajar Virgyawan Cahya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here