Bupati Sergai Terima Penghargaan Lencana Pancawarsa IV

Sergai, PONTAS.ID –  Bupati Sergai, Darma Wijaya selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Sergai, menerima penghargaan Lencana Pancawarsa IV dari Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi, selaku  Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Gerakan Pramuka Sumut.

Demikian disampaikan oleh Kadis Komindo Sergai, Akmal melalui media WhatsApp kepada media, Rabu (1/9/2021) pagi.

Dijelaskan Akmal, pada kesempatan itu Bupati Darma Wijaya, selain menyampaikan terima kasih  atas penghargaan yang diterimanya, juga atas keseriusannya dalam mengembangkan kemajuan Gerakan Pramuka di Tanah Bertuah Negeri Beradat ini.

“Pramuka sudah dan harus selalu hadir sebagai agen pembangunan di tengah masyarakat. Pramuka harus mampu menunjukkan jati dirinya dalam kehadirannya dengan kontribusi nyata dan positif, terutama dalam suasana penuh tantangan di tengah pandemi Covid-19 yang masih belum usai,” kata Darma Wijaya yang akrab disapa Bang Wiwiek ini.

Untuk itu, Bupati berharap agar setiap anggota pramuka dapat berpartisipasi dalam penanggulangan dan pencegahan pandemi Covid-19. Ini, selaras dengan tujuan yang terkandung dalam Gerakan Pramuka, yaitu salah satunya menciptakan generasi penerus bangsa yang berjiwa Pancasila dan sanggup serta mampu menyelenggarakan pembangunan masyarakat, bangsa dan negara.

“Saat-saat seperti inilah yang bisa dijadikan sebagai momentum oleh para anggota pramuka, untuk berperan aktif dan mengambil inisiatif. Diminta kepedulian seluruh anggota pramuka untuk mengambil peran yang nyata sebagai usaha agar Covid-19 ini segera berakhir,” pungkasnya.

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengajak seluruh pihak untuk turut serta membesarkan kembali Gerakan Pramuka di daerah masing-masing.

Menurutnya, Pramuka merupakan komponen penting dalam kehidupan bernegara, di mana setelah TNI dan Polri, Pramuka merupakan cadangan utama kehidupan bernegara.

“Salah satu aspek yang terdegradasi dalam generasi muda saat ini, adalah karakter. Baik itu karakter diri maupun karakter berbangsa. Hal tersebut menjadi perhatian kami sehingga kami berharap lewat Gerakan Pramuka, karakter generasi bisa lebih tertempa sehingga mampu meneruskan tongkat estafet pembangunan Indonesia. Ini juga yang membuat kami berencana tahun lalu, untuk mengaktifkan kembali kurikulum ekstrakulikuler Pramuka, tetapi karena Covid-19, terpaksa harus ditunda,” harapnya.

Gubsu Edy Rahmayadi memiliki rencana untuk mengambil alih lahan Bumi Perkemahan (Bumper) Sibolangit,untuk kegiatan Pramuka.

“Bumper Sibolangit memiliki banyak syarat untuk jadi bumi perkemahan, di situ nantinya bisa dilakukan kegiatan kepramukaan seperti Saka ( Satuan Karya) Bahari, Saka Dirgantara, Saka Bhayangakara dan Saka Taruna Bumi. Proses pengembalian lahan ini masih terus berjalan,” tandasnya.

Penelusuran PONTAS.ID, sejak dibukanya Bumi Perkemahan Sibolangit telah di laksanakan antara lain,  Lomba Tingkat III (LT III) 1971, Perkemaha Dasa Lomba  1971, PERKAWITRA I/1972.

Terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sergai M Faisal Hasrimy, selaku Ketua kwartir Cabang (KA Kwarcab) Gerakan Pramuka Sergai,menyaksikan kegiatan serupa secara virtual di Aula Sultan Serdang, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah.

Dijelaskan Akmal, penghargaan yang diterima oleh Bupati Sergai sesuai dengan yang tertuang dalam Surat Keputusan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjenpol (Purn) Budi Waseso, di mana penghargaan juga diberikan kepada Ketua TP PKK Provinsi Sumut, Nawal Lubis, Walikota Medan, Bobby Afif Nasution, Bupati Labura, Hendriyanto Sitorus, Rektor USU, Muryanto Amin, Rektor Unimed, Syamsul Gultom, Rektor UMSU Agussani dan Kadispora Provinsi Sumut, Ardan Noor.

 

Penulis: Andy Ebiet

Editor: Fajar Virgyawan Cahya

 

 

Previous articleTerima Curhatan Atlet Sepakbola soal Pandemi Covid-19, Ini Respon Cak Imin
Next articleKendalikan Pandemi, Pemkab Asahan Vaksinasi 3.987 Ibu Hamil