Gandeng Forkopimda, Kapolres Trenggalek Optimalkan Peran KTS

Trenggalek, PONTAS.ID – Kapolres Trenggalek AKBP Dwiasi Wiyatputera bersama Dandim 0806 Letkol Arh Uun Samson Sugiharto dan Wakil Bupati Syah Nata Negara menyerahkan sejumlah bantuan yang diperuntukkan bagi Kampung Tangguh Semeru (KTS) yang tersebar di Kabupaten Trenggalek, Kamis (12/8/2021).

Hal ini menjadi fokus utama jajaran Polres Trenggalek bersama dengan TNI dan pemerintah daerah. Untuk memutus penyebaran virus Covid-19. Salahsatunya adalah mengoptimalkan peran Kampung Tangguh Semeru (KTS) yang telah didirikan di masing-masing desa di Kabupaten Trenggalek.

“Hari ini kami bersama jajaran Forkopimda menyerahkan bantuan hibah dari pemerintah provinsi Jawa Timur untuk menunjang KTS di Kabupaten Trenggalek,” kata Kapolres Trenggalek AKBP Dwiasi Wiyatputera.

Kapolres menambahkan, KTS merupakan garda terdepan dalam akselerasi penanganan Covid-19 berbasis mikro lockdown. “Sehingga tiga pilar bersama tenaga kesehatan di tingkat desa dapat melakukan langkah pencegahan awal dengan peralatan yang lengkap,” tambahnya.

Kata Kapolres, dengan bantuan ini pihaknya berharap dapat mendorong partisipasi masyarakat secara kolektif untuk melakukan pencegahan. Sehingga mampu menanggulangi pandemi dari lingkup terdekat dan memacu warga untuk menjaga lingkungannya.

“Warga sekitar adalah orang yang tahu betul siapa saja yang terdampak maupun yang perlu bantuan dan bagaimana cara meminimalisir penularan,” ujar Kapolres.

Selain itu, pihaknya juga meminta agar bantuan kelengkapan KTS ini benar-benar dimanfaatkan untuk keperluan penanganan Covid-19 dan dirawat dengan baik sehingga ready for use saat diperlukan sewaktu-waktu

Dalam kesempatan itu, Forkopimda juga melepas perwakilan petugas tracer yang nantinya akan bertugas di masing-masing desa.

Tugas utama tracer adalah selain mencari kasus yang mungkin ditimbulkan akibat terinfeksi karena kontak erat juga memberikan edukasi sehingga pasien-pasien yang isolasi mandiri tidak merasa dikucilkan dan tracer juga melakukan sosialisasi secara komunal.

“Buka mata dan telinga dalam mendata siapa saja yang terkonfirmasi positif, kontak erat dan jangan pasif. Jalin kerjasama yang baik dan hapus sifat egois karena ini merupakan tugas kita bersama,” tutup Kapolres.

Sebagai informasi, sejak awal pandemi, Kabupaten Trenggalek telah merintis sedikitnya 157 Kampung Tangguh Semeru yang tersebar di 14 Kecamatan. Sedangkan untuk tenaga tracer di setiap desa minimal terdapat empat orang tenaga tracer yang melibatkan para Bhabinkamtibmas, Babinsa, kepala desa dan tenaga kesehatan setempat ungkapnya.

Adapun jenis bantuan yang diserahkan bagi masing-masing KTS antara lain berupa desinfektan, alat semprot punggung, hand sanitizer, baju apd, masker, sarung tangan, sepatu boots, kacamata/faceshield dan tisu kering.

Selanjutnya, sabun cair, thermalgun, tempat cuci tangan, banner/pamflet kampung tangguh, struktur organisasi satgas covid-19, cetak modul dan buku penunjang kts, stiker kampung tangguh, bolpoin, kasur busa hingga perlengkapan ATK dan pos keamanan.

Penulis: saelan
Editor: Ahmad Rahmansyah

Previous articleMPR Desak Kemensos Luncurkan Bansos Bagi Anak Yatim Piatu Korban Covid-19
Next articleProgres Pembangunan Sirkuit Mandalika Capai 92 Persen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here