Alami Kerugian, Seniman Indramayu Geruduk Kantor Bupati

Indramayu, PONTAS.ID – Al siber (aliansi seniman Indramayu bersatu) menggelar demonstrasi untuk menyuarakan Aspirasi dan keluhan atas Perbup Nomer 140 tahun 2021 yang melarang izin hiburan di masa pandemi. Aksi demontrasi itu berlangsung di depan Pendopo Indramayu dan dijaga ketat oleh pihak kepolisian.

“Kami para seniman sudah sangat dirugikan dengan aturan ini, semua orderan dibatalkan, bahkan pernah saat sedang manggung tiba-tiba kami dihentikan begitu saja. Alhasil bayaran yang diberikan tidak sepenuhnya kami terima sehingga kami terpaksa mencari dana talangan untuk diberikan kepada Dalang dan lain sebagainya. Bayangkan Jika satu Job 10 Juta, kalikanlah seratus, berapa kerugian yang saya terima,” ungkap Ruswanto selaku ketua Paksi (pusat advokat dan pekerja seni Indramayu),

Menurutnya, ini kali kedua para Seniman dan musisi Indramayu turun kejalan. Pasalnya aksi yang sama juga pernah dilakukan tanggal (11/09/2020) lalu yang juga menentang pergub no 36 tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Di Wilayah Provinsi Jawa Barat.

Dalam tuntutannya, pihaknya meminta Bupati Indramayu Nina Agustina untuk memberikan kelonggaran waktu agar pelarangan hiburan yang ada di Indramayu diizinkan atau bisa dibuka siang dan malam.

Dalam kesempatan ini, Maman dari Organ Tunggal susy arzety mengungkapkan bahwa pihak Pemkab terkesan membiarkan hiburan yang dilakukan oleh kaum menengah atas.

“Kenyataanya orang yang berduit bisa mengadakan hiburan siang malam tanpa ada gangguan,” tandasnya

Penulis: Cartono
Editor: Rahmat Mauliady

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here