Cek Penanganan Pengungsi, Pj Gubernur Kalsel Turun ke Satui

Tanah Bumbu, PONTAS.ID – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA mengunjungi korban terdampak banjir di kecamatan Satui, kabupaten Tanah Bumbu, Minggu (16/5/2021).

“Kami memastikan seluruh upaya penanganan banjir di Satui, Tanah Bumbu dilakukan sesuai standar-standar yang sudah ditetapkan dalam penanggulangan bencana,” kata Safrizal didampingi Wakil Bupati Tanah Bumbu, Muhammad Rusli.

Safrizal melanjutkan, pasca banjir menjadi perhatian utama. Semua yang terdampak bencana harus dievakuasi ke lokasi yang baik, dan hal itu sudah dilaksanakan dengan baik semua pihak terkait dalam prosesnya.

“Logistik juga cukup. Ada yang di posko-posko yang mengontrol logistik baik di drop ke tempat pengungsian dan pengungsi di tempat-tempat keluarganya,” imbuhnya.

Gubernur juga mengkhawatirkan banjir bisa terjadi kembali, mengingat curah hujan yang masih tinggi dengan puncaknya yang diprediksi terjadi pada Juni.

“Semua pihak untuk tetap siaga. Bagi relawan agar mengatur tenaganya sehingga nantinya masyarakat siaga, logistik siap, personil siap, SOP siap,” harapnya.

Lokasi yang dikunjungi rombongan Pj Gubernur, diantaranya posko di Kantor Camat Satui, posko utama di Markas Koramil dan posko di desa Sinar Bulan, kecamatan Satui.

Sementara Wakil Bupati Tanah Bumbu Muh Rusli meminta seluruh pihak terkait untuk terus waspada dan selalu siap bersama-sama mengantisipasi dampak bencana banjir yang sedang melanda wilayah Kecamatan Satui.

“Kejadian bencana seperti ini tentunya harus kita waspadai. Kita bersama-sama dalam mengantisipasi pasca terjadinya bencana banjir ini,” ucap Rusli, didampingi Pj Sekda Tanah Bumbu, Ambo Sakka.

Menurutnya, banjir yang terjadi itu telah menjadi perhatian seluruh komponen, baik dari pemerintah, TNI/Polri, maupun masyarakat sendiri. Ia juga mengapresiasi perhatian dan kepedulian Pj Gubernur Kalimantan Selatan Safrizal ZA, yang mengunjungi lokasi terdampak banjir.

Berdasarkan data yang ada, banjir yang melanda kecamatan Satui tersebut mengakibatkan 3.891 kepala keluarga atau sekitar 14.433 jiwa ikut terdampak.

Penulis: Zainal Hakim
Editor: Pahala Simanjuntak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here