Medan, PONTAS.ID – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mendampingi Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi meninjau Pasar Rakyat Jawa Belawan Kota Medan dan Pasar Raya Medan Metropolitan Trade Centre (MMTC) Kabupaten Deliserdang, Sabtu (1/5/2021).
Usai peninjauan pasar, Mendag Lutfi mengapresiasi harga bahan pokok yang stabil dan kemudian memuji kinerja Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.
“Harga bahan pokok di Sumut merupakan salah satu yang terbaik, stabil dan terjangkau di Sumatera. Mudah-mudahan hal ini menjadi bekal dalam menghadapi puasa dan lebaran supaya lebih khusyuk dalam beribadah,” ujar Mendag.
Saat meninjau pasar, Mendag Lutfi dan Gubernur Edy juga mengunjungi satu demi satu pedagang, sambil berdiskusi. Pedagang menyampaikan harapanya kepada Gubernur dan Menteri agar ke depan harga di pasar bisa tetap stabil, sehingga pedagang tidak merugi.
Mendag pun menyampaikan, pemerintah pusat dan daerah terus berupaya menjaga agar pasokan dan harga bahan pokok tetap stabil.
“Bila harga stabil, daya beli masyarakat pun dapat menjangkaunya, apalagi di saat pandemi seperti saat ini, bersama Pak Gubernur kita berkomitmen untuk sesegera mungkin memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Sumut, sehingga daya beli masyarakat kembali pulih,” ujar Lutfi pada pedagang.
Percepatan Anggaran
Gubernur Edy Rahmayadi mengakui bahwa kondisi ekonomi di daerah sedikit terganggu akibat pandemi dan berdampak pada pembeli yang sedikit.
“Menjelang hari Lebaran ada kenaikan sedikit itu wajar, apalagi ditambah dengan kondisi pandemi seperti saat ini, kalau kita bisa atur yang jualan dan yang belanja insya Allah, semua akan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Untuk itu, sambung Edy, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut akan terus mengupayakan langkah-langkah yang terukur, salah satunya dengan melakukan percepatan penyerapan anggaran dengan segera, baik itu APBD maupun dari APBN, diharapkan dengan uang itu dapat beredar (berputar) di masyarakat.
Ke depan, menurut Edy, juga perlu dilakukan pengaturan terhadap masa tanam tanaman pertanian, sehingga ketika panen harga tidak jatuh, dan saat ketersediaan barang terbatas harga di pasar pun harga tidak melambung tinggi.
Hasil pantauan di Pasar Jawa Belawan menunjukkan harga beras medium Rp.10.000 -11.000/Kg, beras premium Rp.12.000 -13.000/Kg, gula pasir curah Rp.13.000/Kg, tepung terigu Rp.10.000/Kg, minyak goreng curah Rp.14.000/Kg setara Rp.12.600/liter.
Kemudian, minyak goreng kemasan Rp.13.000/liter, daging ayam Rp.28.000/Kg, daging sapi Rp.125.000/Kg, telur ayam ras Rp.21.000/Kg, cabe merah keriting Rp.24.000/Kg, cabe rawit merah Rp.40.000/Kg, bawang merah Rp.28.000/Kg, dan bawang putih Rp.24.000/Kg.
Sementara di Pasar Raya MMTC, harga komoditas hortikultura cabe merah keriting tercatat sebesar Rp.20.000/Kg, cabe rawit merah Rp.35.000/Kg, bawang merah Rp.25.000/Kg, bawang putih Rp.24.000/Kg dan kentang lokal Rp.10.000/kg.
Saat melakukan peninjauan ke pasar, Menteri Lutfi dan Gubernur Edy juga turut didampingi Walikota Medan Bobby Nasution, Wakil Bupati Deliserdang Ali Yusuf Siregar, Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto, dan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Syailendra.
Penulis: Ayub Badrin
Editor: Pahala Simanjuntak




























