Jember, PONTAS.ID – Sebanyak 25 santri Yayasan Roudlatul Mutaalimin (Yasrama) mengikuti pelatihan pengenalan dasar-dasar jurnalistik dengan narasumber dari anggota Perserikatan Wartawan Jember (PWJ) yang digelar di Baratan Patrang, Jember.
Kustiono Musri, Ketua PWJ mengatakan bahwa pelatihan kali ini memberikan pemahaman dunia jurnalistik
“Pelatihan ini merupakan agenda awal PWJ. Kami akan jadikan ini sebagai agenda rutin kami untuk memperkenalkan dunia kewartawanan kepada semua pihak,” Katanya kepada pontas.id Di Jember.
Ia berharap, agenda pelatihan jurnalistik dapat juga terus dikembangkan dikalangan pesantren, sebagai upaya mengedukasi santri tentang dunia jurnalistik seiring dengan perkembangan jaman.
“Kami berharap pelatihan semacam ini dapat dilakukan di semua kalangan termasuk pesantren,” tukas pria yang juga Ketua Yayasan Roudlaul Mutaalimin (Yasrama) ini.
Usai memberikan materi pelatihan jurnalistik, Muhammad Faizin Adi Permana yang juga sekretaris Aliansi Jurnalisik Indonesia (AJI) Jember mengungkapkan bahwa pelatihan jurnalistik ini untuk memberikan pemahaman tentang jurnalistik, yang disesuaikan dengan kemampuannya.
“Terlepas mereka kelak akan mempergunakannya sebagai profesi atau tidak, paling tidak mereka sudah punya bekal tentang ilmu jurnalistik yang kelak akan bersentuhan dengan banyak hal,” ujarnya.
Sementara itu, Nur Cholis Kepala Sekolah MA Yasrama menyampaikan rasa terima kasih dikarenakan para santri mendapatkan wawasan tentang jurnalistik.
“Alhamdulillah, dengan pelatihan tersebut para santri merespon positif. Dan rencana kami, usai ramadan mudah-mudahan bisa terus diteruakan lagi,” Katanya.
Kegembiraan mengkuti pelatihan jurnalistik itu juga diungkapkan salah satu siswa kelas XI Muhammad Dimas Wijaya Putra, menurutnya pelatihan jurnalistik selama ini belum ada bahkan mungkin di sekolah MA lainnya juga belum ada kegiatan serupa.
“Ya kalau bisa ada lagi pelatihan jurnalistik lagi buat nambah–nambah ilmu,” katanya.
Penulis : Dian/Gusti.
Editor : Fauzi/Agus DC.


















