Hari Bumi, Seluruh Desa di Kecamatan Kangkung Serentak Bikin Biopori

Kendal, PONTAS.ID – Dalam rangka menyambut Hari Bumi Sedunia, seluruh desa di Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, serentak membuat biopori di lingkungan kantor balai desanya masing-masing.

Camat Kangkung, Ardhi Prasetyo, mengatakan bahwa kegiatan membuat resapan biopori ini dalam rangka menindak lanjuti Surat Edaran Bupati Kendal No.660/1141/DLH yang isinya setiap Kepala Desa diminta untuk membuat lubang resapan biopori di lokasi kantor masing-masing. “saat Pontas.id klarifikasi di ruang Kerjanya hari Kamis  (22/4/2021)

“Hari ini diseluruh desa se-Kecamatan Kangkung serentak membuat resapan biopori dalam rangka melaksanakan gerakan sepuluh ribu biopori yang dicanangkan oleh Bupati,” kata Camat Ardhi, saat ditemui Pontas.id di ruang Kerjanya, Kamis  (22/4/2021)

Seperti yang dilakukan Kepala Desa Rejosari, AKP (Purn) Muhtarom, beserta perangkatnya, mereka terlihat sedang sibuk membuat resapan biopori, menurutnya, pembuatan resapan biopori ini dimaksudkan sebagai upaya untuk menanggulangi banjir disaat hujan, serta sebagai sumber air diwaktu kemarau.

“Lubang resapan biopori adalah lubang silindris yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah sebagai metode resapan air yang ditujukan untuk mengatasi genangan air dengan cara meningkatkan daya resap air pada tanah,” terang Kades yang mantan perwira Polda itu.

Hal senada juga disampaikan oleh Kades Laban, Adibul Farah, yang mengatakan bahwa dirinya bersama perangkat lainya juga membuat puluhan biopori di sekitar kantornya.

“Fungsinya adalah untuk meningkatkan penyerapan air tanah, membantu mencegah terjadinya banjir, mengurangi sampah organik, menyuburkan tanah, dan menyuburkan tanaman dengan kompos yang dihasilkan,” pungkasnya

Penulis: Prawoto

Editor: Riana

Previous articleDorong Kompetensi Penilai Pertanahan, ATR Gelar Webinar
Next articlePeringati Hari Kartini, Ini Pesan Ketua TP PKK Asahan