
Madiun Raya, PONTAS.ID – Drs. R. Moerdjoko H.W akhirnya dilantik oleh Ketua Dewan Pusat PSHT H Issoebiantoro Sh menjadi Ketua Umum (Ketum) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) untuk periode 2021-2026 di Gedung Graha kridha budaya Padepokan Pusat PSHT kota Madiun, Sabtu (10/4/2021).
Dalam kegiatan tersebut juga dilantik 167 personil untuk memimpin 9 Lembaga masa bhakti 2021/2026. Dimana pengurus tersebut hasil dari Parapatan Luhur (Parluh) pada 13 maret 2021 lalu.
Ketum PSHT Drs. R. Moerdjoko mengatakan, bahwa kepengurusan PSHT diamanatkan agar didalam pembentukan kepengurusan tidak boleh lebih dari 30 hari setelah hasil Parluh dan harus ada progran-program prioritas yang harus segera dilakukan.
“Setelah pelantikan ini kami akan segera melaksanakan program kerja seperti mengadakan rapat dengan cabang dan persiapan Bulan Agustus nanti akan dilaksanakan pengesahan anggota baru,” Katanya kepada pontas.id usai kegiatan pelantikan pengurus PSHT di Gedung Graha kridha budaya Padepokan Pusat PSHT kota Madiun, Sabtu (10/4/2021).
Dijelaskannya, ada program lainnya yang lebih diprioritaskan, yaitu fokus dalam pencapaian prestasi di event nasional/internasional.
“Kita targetkan untuk bisa meraih prestasi pada berbagai kejuaraan baik tingkat nasional, internasional maupun dunia, seperti ajang Sea Games, Asian Games atau event dunia yang lain,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya juga menyambut baik langkah Walikota Madiun untuk menjadikan padepokan PSHT sebagai salah satu tempat destinasi wisata budaya di Kota Madiun.
“Kami akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, baik dari segi sarana dan prasarana dalam persiapan padepokan PSHT ini akan dijadikan salah satu tujuan wisata budaya dikota ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Walikota Madiun H Maidi berpesan bahwa pentingnya memahami bagi setiap pengurus PSHT ke depan apa yang akan diberikan kepada organisasi dan bukan sebaliknya.
“Saya pesan kedepan agar PSHT dapat mencetak prestasi dilevel dunia khususnya dalam rangka mendukung program pembangunan Kota Madiun. Terutama, potensi wisata budaya,” ujarnya.
Sekedar diketahui, Kegiatan ini digelar dengan menerapkan protokol kesehatan covid 19 dengan undangan terbatas, juga dilakukan dengan sistem Virtual dengan cabang cabang di seluruh Indonesia dan cabang diluar negeri
Ada 9 Lembaga di PSHT, antara lain Dewan Pembina, Pengurus Pusat, Lembaga Pengkajian Ajaran, Dewan Harkat Martabat, Perwakilan Pusat tiap Provinsi, Lembaga Hukum dan Advokasi, Lembaga Diklat, Lembaga Wasit dan Juri dan Lembaga Pasukan Pengamanan Terate (Pamter). Dengan dikukuhkannya 9 Lembaga tersebut nantinya dapat memberikan kontribusi besar untuk kemajuan PSHT.
Turut hadir dalam acara tersebut Walikota Madiun H Maidi , Bupati Madiun H Ahmad dawami , perwakilan Korem, perwakilan kepolisian dan Forkopimda.
Penulis : Jhon/Dhanny.
Editor : Fauzi/Agus DC.





















