Pakai Baterai Jumbo, PLN Listriki 11 Kampung di Yapen Papua

PT PLN (Persero) melistriki 11 kampung yang tersebar di Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua melalui 574 unit baterai serta pembangunan 28 unit stasiun pengisian energi listrik (SPEL). (Dok. PLN)

Kepulauan Yapen, PONTAS.ID PT PLN (Persero) melistriki 11 kampung yang tersebar di Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua melalui 574 unit baterai serta pembangunan 28 unit stasiun pengisian energi listrik (SPEL).

Baterai tersebut diberikan pada 576 kepala keluarga (KK) di beberapa kampung, antara lain Karawi, Aryobu, Kaonda, Wasani, Munggui, Rosbori, Yetuairau, Jeniari, Kumpeki, Ausen, dan Bareraif, melalui program tanggung jawab sosial (CSR) senilai Rp 6 miliar.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIW P2B), Abdul Farid, mengungkapkan bahwa baterai atau yang secara paten dikenal dengan Alat Penyimpanan Daya Listrik (APDAL) merupakan alat penyimpanan daya listrik layaknya powerbank yang digunakan untuk melistriki rumah.

Abdul Farid bilang, kapasitas yang dimiliki pada sebuah APDAL sebesar 500 watt hour (Wh). Dengan pengisian selama empat hingga lima jam di Stasiun Pengisian Energi Listrik (SPEL) berbasis tenaga surya, alat tersebut mampu menyuplai tiga lampu selama dua hingga tiga hari.

“Kami harap masyarakat dapat merawat dan menjaga dengan baik alat ini, sehingga bisa bertahan dengan jangka waktu yang lama dan dapat dimanfaatkan dengan maksimal,” kata Abdul Farid, dalam keterangan resmi, Kamis (25/3/2021).

Sementara, Bupati Kepulauan Yapen, Tonny Tesar, menuturkan, selama ini 11 kampung tersebut belum terlistriki. Oleh karenanya ia mengapresiasi langkah PLN dalam mewujudkan nyala lampu di wilayahnya.

Ence Rumkawan, salah seorang warga Kampung Karawi, Distrik Windesi yang merupakan penerima baterai, mengatakan, kahadiran APDAL dapat menghadirkan penerangan di desa, sehingga dapat membantu anak-anak sekolah maupun belajar di rumah masing-masing.

“Sekarang kami sudah bisa menikmati listrik dari pukul lima sore sampai dengan pukul lima pagi,” imbuh Ence.

Penulis: Riana

Editor: Pahala Simanjuntak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here