MK Putuskan PSU Pilkada Kalsel, Gerindra: Peluang Denny-Difry Menang

Muhammad Rofiqi
Muhammad Rofiqi

Kabupaten Banjar, PONTAS.ID – Menanggapi hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 124/PHP.GUB-XIX/2021 terkait sengketa Pilkada Gubernur-Wakil Gubernur Kalimantan Selatan dengan pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) di 3 kabupaten/kota, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Banjar, Muhammad Rofiqi beranggapan ini hadiah pilnalti untuk pasangan calon (paslon) Gubernur-Wakil Gubernur Kalsel nomor urut 2, Denny Indrayana-Difriadi Darjat.

“Ini merupakan peluang besar bagi paslon Denny-Difry memenangi Pilkada Kalsel 2020,” katanya dikantor DPC Partai Gerindra Kabupaten Banjar, Jum’at (19/3/2021).

Dipastikan dia, akan mengawal ketat pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) di kecamatan Martapura, kecamatan Astambul, kecamatan Mataraman, kecamatan Sambung Makmur dan kecamatan Aluh-aluh.

“Dengan putusan MK menggelar PSU di 5 kecamatan di Kabupaten Banjar, membuktikan bahwa memang terjadi kecurangan pada pelaksanaan Pilkada Kalsel 2020. Dan ini tidak boleh terjadi lagi pada PSU,” yakin Rofiqi.

Dikatakan dia, putusan MK tersebut sangat tepat untuk menggelar PSU dibeberapa TPS yang diduga menjadi penyebab sengketa Pilkada Kalsel.

“Warga Kabupaten Banjar tentu masih trauma dengan bencana banjir besar yang melanda nyaris semua kecamatan. Denny-Difry apabila menjadi Gubernur-Wakil Gubernur Kalsel berkomitmen mengatasi banjir tidak terulang seperti tahun ini,” beber dia.

Diharapkan dia, warga Kabupaten Banjar yang daerahnya menjadi objek pelaksanaan PSU untuk berpartisipasi memilih pasangan calon (paslon) Gubernur-Wakil Gubernur Kalimantan Selatan nomor urut 02 usungan Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Hanura, Denny Indrayana-Difriadi Darjat.

“Denny-Difri, bukan hanya berjanji dalam pengelolaan sumber daya alam. Tapi juga pengelolaan sumber daya manusia. Tentu ini menjadi langkah tepat bagi Kalsel untuk berhijrah ke arah yang lebih baik. Jadi Denny-Difri calon pemimpin yang paling tepat bagi Kalsel untuk dipilih dan dimenangkan,” ajak dia.

Selain memutuskan menggelar PSU di 5 kecamatan di Kabupaten Banjar, MK juga memerintahkan untuk menggelar PSU di kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin dan 24 TPS di Kecamatan Binuang Kabupaten Tapin.

Sebelumnya, hasil pleno Pilkada Kalsel 2020, KPU setempat mengumumkan perolehan suara pasangan calon (paslon) nomor urut 01 Sahbirinnoor-Muhidin memperoleh suara pemilihan 851.822 atau 50,24 persen, mengungguli perolehan suara paslon nomor urut 02 Denny Indrayana-Difriadi Darjat dengan total suara 843.695 atau 49,76 persen.

Penulis: Mohammad Apriani

Editor: Luki Herdian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here