
Jakarta, PONTAS.ID – PT PLN (Persero) bersinergi dengan Kementerian Pertanian (Kementan) terkait program peningkatan produktivitas sektor pertanian. Yakni, melalui penyediaan tenaga listrik dengan kemudahan akses bagi pelaku usaha.
Adapun, kerja sama keduanya ditandai oleh penandatanganan nota kesepahaman antara PLN dan Kementan. Dalam agenda ini Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), sekaligus meresmikan Eduwisata Smart Greenhouse Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor, Senin (14/12/2020).
Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini, mengaku mendudung dan menyambut baik kerja sama ini, dengan harapan bisa meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
“PLN siap mendukung Kementerian Pertanian dalam peningkatan produktifitas dan daya saing sektor pertanian untuk petani Indonesia yang maju, mandiri dan modern,” ungkap Zulkifli, dalam keterangan tertulisnya, dikutip Rabu (16/12/2020).
Zulkifli berharap, kesepakatan ini dapat menjadi landasan kerjasama antara PLN dan Kementan, sehingga dapat memperluas dukungan listrik untuk kemajuan sektor pertanian.
Asal tahu saja, sejalan dengan transformasi PLN pada pilar Innovative, PLN menghadirkan layanan Electrifying Agriculture, dimana listrik hadir untuk mendukung kemajuan teknologi dan modernisasi di bidang agrikultur.
Mentan, Syahrul Yasin Limpo ,meyakini bahwa penggunaan listrik dalam bidang pertanian bisa meningkatkan efisiensi bagi petani.
“Hari ini kita laksanakan kegiatan launching Eduwisata Smart Greenhouse di Polbangtan Bogor, saya ucapkan terima kepada PLN yang sudah mengambil bagian dari kegiatan ini,” ungkap Syahrul.
Zulkifli menuturkan, PLN akan terus mendorong efisiensi para pelaku usaha tani dan mendukung penggunaan energi ramah lingkungan di sektor pertanian.
“Karena sektor pertanian merupakan salah satu sektor besar penggerak perekonomian negara,” tutupnya.
Penulis: Riana
Editor: Rahmat Mauliady



























