PUPR Garap Konektivitas Menuju ‘Food Estate’ Kalteng

Jakarta, PONTAS.ID – Kementerian Pekerjaan Umum dan Pekerjaan Rakyat (PUPR) mendukung program lumbung pangan atau food estate di dua provinsi yaitu Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Sumatra Utara.

Kementerian yang dipunggawai Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, itu akan melakukan pembangunan dan peningkatan infrastruktur di sekitar kawasan. Salah satunya, program peningkatan konektivitas menuju lokasi pengembangan kawasan food estate di Kalteng. Juga dilakukan pekerjaan rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi.

“Konektivitas antarwilayah diperlukan agar mobilitas barang, jasa, dan manusia lebih efisien. Dengan konektivitas yang semakin baik, diharapkan perekonomian wilayah meningkat. Kami akan melakukan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan akan meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas, di samping memberikan alternatif bagi warga untuk meningkatkan produktivitas perekonomian,” tutur Basuki, dalam siaran pers, Sabtu (7/11/2020).

Peningkatan konektivitas tersebut mencakup perbaikan kualitas jalan dan jembatan menuju Daerah Irigasi (DI) Dadahup, Kabupaten Kapuas dan DI Belanti, Kabupaten Pulang Pisau dengan total panjang 76,8 km. Pekerjaan tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp792,37 miliar. Saat ini, progresnya masih dalam tahap lelang yang ditargetkan akan ditandatangani kontrak konstruksinya pada pertengahan November 2020.

Untuk peningkatan konektivitas menuju DI Dadahup, direncanakan total panjang yang akan ditangani 34,68 km yang dibagi menjadi 3 paket pekerjaan dan peningkatan kondisi jembatan kawasan DI Dadahup sepanjang 60 meter, dengan alokasi anggaran Rp 336,96 miliar.

Selanjutnya, untuk konektivitas menuju DI Belanti, direncanakan total panjang yang akan ditangani mencapai 41,85 km yang dibagi menjadi 5 paket pekerjaan dan peningkatan kondisi jembatan kawasan DI Belanti sepanjang 170 meter, dengan alokasi anggaran Rp 455,41 miliar.

Untuk perluasan kawasan food estate yang akan ditanami singkong di Kabupaten Gunung Mas, Kementerian PUPR juga akan membangun jalan utama sepanjang 10 km di dalam kawasan prioritas 2.000 hektare dan jalan sekunder 25 km, dengan perkiraan anggaran Rp 336,91 miliar.

Penulis: Riana

Editor: Idul HM

Previous articleCek! KAI Sebar Tiket Kereta Gratis untuk Guru dan Nakes
Next articleHarapan DPR ke Dirjen Migas dan Dirjen EBTKE Baru