PSBB Tahap II, Sudin Parekraf Jakbar Sidak 17 Usaha

Jakarta, PONTAS.ID – Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Jakarta Barat kembali melakukan pemantauan pelaksanaan Protokol Covid-19 di hotel dan restoran. Kali ini, 3 hotel dan 14 restoran diperiksa petugas.

Pemantauan ini merujuk Pergub DKI Jakarta Nomor 88/2020, Pergub Nomor 79/ 2020, Kepgub DKI Jakarta Nomor 959/2020 serta Surat Edaran Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta No.353/SE/2020, terkait pengendalian Covid-19.

“Dari 3 hotel, dua di antaranya sedang tidak beroperasi, sementara 1 lagi, Hotel Neo Puri, berkategori bintang 2 kita berikan sanksi administrasi berupa teguran,” ungkap Kasudin Parekraf Jakarta Barat, Dedi Sumardi, dalam keterangan tertulisnya yang diterima PONTAS.id, Kamis (17/9/2020).

Sanksi administrasi diberikan terhadap hotel itu, lantaran meja dan kursi di restoran hotel belum dilipat. “Kita juga telah mengimbau agar aktifitas tamu dibatasi hanya di dalam kamar, dengan layanan room service,” imbuhnya.

Selain itu pihaknya kata Kasudin mengingatkan pengelola hotel untuk selalu melakukan pengecekan suhu tubuh terhadap tamu serta mengharuskan karyawan menggunakan masker atau face shield dengan sarung tangan.

Hotel juga diharuskan menyediakan tempat cuci tangan dengan air serta abun atau hand sanitizer serta tetap melakukan jaga jarak minimal 1 meter khususnya di depan front office.

Sementara untuk 14 restoran yang didatangi, pihaknya kata Kasudin kembali mengingatkan agar hanya melayani pemesanan take away atau melalui delivery order secara daring.

“Pantauan kita, di restoran-restoran itu, meja dan kursi telah dilipat, sudah menerapkan jarak antrian, menyediakan hand Sanitizer serta karyawannya telah menggunakan masker dan sarung tangan,” pungkasnya.

Penulis: Deddy Muttaqin
Editor: Pahala Simanjuntak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here