Kemenparekraf Ajak Komunitas Kopi Bersama Jaga Indonesia

Dok. Kemenparekraf

Jakarta, PONTAS.ID –  Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengajak komunitas pencinta kopi untuk kreatif mengembangkan Wisata Kopi.

Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf, Agustini Rahayu, mengatakan, kopi merupakan salah satu dari jendela promosi pariwisata Indonesia di kancah internasional.

“Kita ingin menggalang komitmen bersama komunitas pencinta kopi untuk kreatif mengembangkan wisata kopi Indonesia,” kata wanita yang akrab disapa Ayu ini, dalam keterangan resminya, Senin (27/7/2020).

Ayu menuturkan, Kemenparekraf/Baparekraf kini tengah kembali melakukan pengembangan Komunitas Parekraf untuk membantu menggencarkan  kecintaan masyarakat terhadap produk Indonesia.

Menurutnya, Komunitas Pecinta Kopi  Indonesia merupakan unsur penting dalam proses ini, mengingat Kopi Indonesia sudah terbukti unggul bahkan di kancah Internasional.

Didasari kegemaran akan kopi Indonesia, Ayu yakin kreatifitas membangkitkan pariwisata Indonesia dapat kembali digalakkan untuk bersama jaga Indonesia.

“Indonesia punya banyak tempat penghasil kopi. Apalagi para Coffee Enhusiast ini sangat bersemangat untuk kembali membangkitkan wisata kopi Indonesia dalam kemasan yang lebih kreatif menyikapi segala keterbatasan selama masa pandemi COVID-19, tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Hal ini diamini pula oleh Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Kemenparekraf/Baparekraf, Djoko Waluyo. Djoko mengungkapkan, kopi merupakan minuman yang digemari oleh hampir semua lapisan masyarakat dari segala umur.

Selain itu, lanjut Djoko, komunitas kopi dinilai punya kemampuan untuk membangkitkan kembali pariwisata Indonesia  pascapandemi Covid-19.

“Saya yakin semua komunitas kopi bisa terus berkreasi di tengah pandemi ini,” ungkap Djoko.

Acara ini juga diisi dengan pembuatan latte art dan lukisan dari ampas kopi. Lukisan ini dibuat oleh pemilik kedai Kopi Tanah Air Kita, Mikhael Rudy.

“Lukisan ini saya buat dalam waktu tiga minggu. (Tujuannya) untuk menghilangkan penat,” ucap Rudy.

Lebih lanjut, Kemenparekraf/Baparekraf juga memperkenalkan aplikasi bernama Community Hub yang rencananya akan diluncurkan pada Agustus 2020.

Menurut Kasubbag Pengembangan Komunitas Kemenparekraf/Baparekraf, Syaril S., aplikasi yang tengah disempurnakan itu merupakan suatu platform sosial media bagi seluruh komunitas yang ada di Indonesia.

“Di aplikasi ini, seluruh komunitas di Indonesia bisa saling berbagi informasi yang bermanfaat dan mengunggah gambar dan tulisan ke media sosial pada umumnya di halaman komunitasnya dan juga ada live streaming secara berkala dengan berbagai tema bersama komunitas yang berbeda-beda,” jelas Syaril.

Penulis: Riana

Editor: Luki H

Previous articlePandemi, Anak Perusahaan Hulu Pertamina Tembus Target Produksi
Next articleAturan Klaim Biaya Rawat Pasien Covid-19 Resmi Terbit, Ini Isinya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here