ASN Pemkab Malang Terkait Bisnis Sapi, Berujung di Meja Hijau

Ilustrasi usaha ternak sapi

Malang, PONTAS.ID – Seorang oknum ASN di Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang, mendapat sorotan masyarakat. Pasalnya, SS alias Yanto diduga memberikan iming-iming keuntungan besar dari usaha sapi kepada seorang kenalannya yang juga pengusaha.

Dugaan atas kesepakatan ini semakin menguat atas penerimaan uang sebesar Rp.200 juta untuk modal pembelian sapi sejak 31 Mei 2013 yang diduga dari pengusaha kepada Yanto.

Belakangan, usaha ini disebut-sebut tidak berjalan sehingga pengusaha tersebut mempertanyakan tentang modal yang sudah disetorkan.

Keduanya kemudian kembali membuat kesepakatan dengan janji Yanto akan mengembalikan uang modal tersebut dengan mencicil terhitung mulai 15 Febuari 2019 dengan batas waktu pengembalian 15 Mei 2019 lalu.

“Kasus saya sudah ditangani oleh pengacara, Purbo Wahyuni. Kalau sampean mau tanya silahkan ke pengacara saya saja. Soalnya saya dilarang memberi pernyataan maupun menemui siapapun terkait kasus ini mas,” kata Yanto saat dihubungi melalui aplikasi perpesanan WhatsApp.

Yanto menambahkan, permasalahan yang tengah membelitnya merupakan kasus perdata karena terkait hutang piutang, “Kami tinggal menunggu hasil persidangan perdatanya saja mas. Kalau lebih jelasnya temui pengacara saya langsung,” tambahnya.

Terpisah, salah seorang warga kabupaten Malang, Nino, mengaku akan mengawal kasus yang membelit Yanto.

“Kasus ini sudah jelas penipuan dan dapat dijerat sesuai dengan pasal 378 (KUHP). Apalagi kasus ini melibatkan seorang ASN. Kalau memang terbukti bersalah maka oknum tersebut terancam dipecat,” kata Nino, Minggu (7/6/2020).

Penulis: Bagus Yudistira
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleBupati Asahan Bersepeda Lawan Covid-19, Ini Sebabnya
Next articleDPR Minta Investigasi Menyeluruh soal Jatuhnya Helikopter MI-17 TNI AD

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here