Pemerintah Tunjuk Halodoc Layani Rapid Test Secara Drive Thru

Rapid Test Secara Drive Thru
Rapid Test Secara Drive Thru

Jakarta, PONTAS.ID – Kementerian Kesehatan dan BNPB telah menunjuk Halodoc sebagai platform layanan kesehatan digital untuk akses tes cepat (rapid test) virus corona (Covid-19), lewat mekanisme drive thru (layanan tanpa turun dari kendaraan) untuk masyarakat umum melakukan deteksi dini.

Dalam pelaksanaannya, Halodoc juga bekerja sama dengan Gojek serta turut menggandeng Rumah Sakit Mitra Keluarga sebagai tim medis lapangan dan Pusat Pengelola Komplek Kemayoran (PPKK) sebagai penyedia area pelaksanaan tes tersebut.

‚ÄúDengan dukungan teknologi, Halodoc ingin memudahkan masyarakat untuk melakukan screening awal yang mudah, akurat, dan sejalan dengan imbauan physical distancing untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat,” kata CEO Halodoc, Jonathan Sudharta melalui keterangan tertulis, Jumat (10/4/2020).

Saat ini, layanan rapid test drive thru baru tersedia bagi warga yang berdomisili di Jakarta. Masyarakat tidak dikenakan biaya untuk melakukan rapid test selama periode 10-17 April 2020.

Proses rapid test yang disediakan Halodoc hanya dilakukan terhadap pasien berisiko sedang dan tinggi. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti rapid test Covid-19 drive thru tersebut, maka harus melakukan konsultasi jarak jauh dengan dokter yang khusus menangani Covid-19 lewat aplikasi Halodoc.

Layanan konsultasi Halodoc ini juga dapat diakses melalui aplikasi Gojek dengan memilih shuffle card Check Covid-19. Selanjutnya, dokter akan menilai apakah pengguna aplikasi tersebut perlu dirujuk untuk melakukan rapid test.

Sebagai tes lanjutan, maka pengguna cukup mengklik book appoinment (atur janji) pada rangkuman chat dokter untuk menentukan tempat dan waktu pemeriksaan.

Pada saat melakukan pemeriksaan, pengguna diimbau untuk datang ke lokasi dengan menggunakan sepeda motor, mobil pribadi atau menggunakan layanan transportasi online dengan tetap memperhatikan panduan keamanan selama perjalanan.

Hasil pemeriksaan akan diinformasikan satu hari setelahnya melalui pesan teks atau aplikasi Halodoc. Jika hasilnya positif, maka akan direkomendasikan untuk kembali berkonsultasi dengan dokter di Halodoc sebagai langkah penanganan selanjutnya.

CEO Rumah Sakit Mitra Keluarga, Rustiyan Oen mengatakan, sebagai tim medis ia berharap inisiatif ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Dengan tujuan, pencegahan penularan virus corona di wilayah Jakarta dapat semakin ditekan.

“Sekaligus mampu meringankan beban kami sebagai tenaga medis. Mari bersama-sama kita terus bahu membahu dalam penanganan pandemi ini,” kata dia.

Penulis: Luki Herdian

Editor: Stevany

Previous articleOjol di Jakarta Tak Boleh Bawa Penumpang Mulai Hari Ini
Next articleKemenkop Dorong UMKM Produksi Lebih Banyak Masker Kain

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here