Lima Hari di Jakarta, Suami Istri asal Asahan PDP Covid-19

Asahan, PONTAS.ID – Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Asahan, beserta istrinya dinyatakan PDP (pasien dalam pengawasan).

“Status PDP bagi ML dan istrinya dinyatakan setelah dilakukan pemeriksaan menggunakan alat Rapid Test (tes cepat) Covid-19, di RSUD Haji Abdul Manan Simatupang, pada Kamis (9/4/2020) kemarin,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Asahan, Rahmat Hidayat Siregar, Jumat (10/4/2020).

Dan untuk kelanjutan pemeriksaan serta perawatan terhadap kedua pasien, pihak RSUD Haji Abdul Manan Simatupang merujuk mereka ke Rumah Sakit Martha Friska, Medan.

“Kedua pasien langsung dirujuk ke Rumah Sakit Martha Friska Multatuli hari itu juga sekitar pukul 22.30 WIB dan hal itu sesuai dengan prosedur penanganan SOP PDP Covid-19,” tukas Rahmat.

Rahmat juga menceritakan tentang riwayat perjalanan ML dan istrinya ke Jakarta pada 3 Maret 2020 dan kembali pulang ke Kisaran 8 Maret 2020. Kemudian pada 14 Maret 2020 ML dan istrinya mulai merasakan demam, batuk dan nyeri menelan.

Karena merasa kesehatan mereka semakin menurun, keduanya lalu memeriksakannya ke RSUD Haji Abdul Manan Simatupang pada 18 Maret 2020.

Awalnya, hasil pemeriksaan pihak Rumah Sakit menetapkan status ODP terhadap pasangan suami-istri tersebut yang didasari atas keluhan, riwayat perjalanan dan pemeriksaan penunjang oleh dokter spesialis paru.

“Keduanya sempat diisolasi dan selama perawatan di ruang isolasi kedua pasien merasakan kesehataannya semakin membaik dan keluhan yang dirasakan sebelumnya sudah tidak ada, begitu juga dengan pemeriksaan tanda vital dalam batas normal,” jelas Rahmat.

Bahkan kata Rahmat, pihak Rumah Sakit juga telah mengeluarkan Surat Keterangan Sehat dan keduanyapun juga telah melakukan isolasi mandiri di rumahnya.

Penulis: Bayu Kurnia Jaya
Editor: Pahala Simanjuntak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here