Puluhan Tahun Nantikan Listrik, Warga Bukit Kijang Kini Bernafas Lega

Asahan, PONTAS.ID – Harapan masyarakat Dusun Bukit Kijang, Desa Gunung Melayu, Kecamatan Rahuning, Asahan, Sumatera Utara yang telah berpuluh tahun mendambakan jaringan listrik untuk menerangi desa mereka akan segera terwujud.

Hal tersebut ditandai dengan dilakukannya penumbangan pohon pertama yang dihadiri Bupati Asahan Surya, Manajer PT. Lonsum Sumatera, Hadi Siswanto, Manajer PT. PLN Persero Wilayah Sumut, Tumpal Hutapea, dan lainnya, sebagai tanda dimulainya pembangunan jaringan listrik menuju Dusun Bukit Kijang, Sabtu (16/11/2019).

“Kami masyarakat Dusun Bukit kijang mengucapkan terima Kasih yang tak terhingga kepada Bapak Bupati Asahan, pihak PT. Lonsum, PT. PLN Persero dan pihak-pihak lainnya,  karena apa yang kami dambakan berpuluh puluh tahun untuk memiliki aliran listrik yang dapat menerangi dusun kami sebentar lagi akan terwujud,” ujar Tokoh Masyarakat setempat, Wagimin.

Sementara itu dalam sambutannya Bupati Asahan menjelaskan tentang penyebab keterlambatan pembangunan jaringan listrik ke Dusun Bukit Kijang, yakni dikarenakan belum tercapainya kesepakatan dalam komunikasi antara Pemkab Asahan, PT. Lonsum dan PT. PLN Persero.

“Namun kesepakatan itu kemudian dapat tercapai lanjut Surya, setelah adanya pertemuan kembali antara Pemkab Asahan, PT. Lonsum, dan PT. PLN Persero yang dihadiri Kapolres Asahan, Dandim 0208/AS, Kajari dan Unsur Forkopimda lainnya,” terang Surya.

Surya juga berterima kasih kepada PT. Lonsum dan PT. PLN Persero yang telah ikut mewujudkan harapan masyarakat Dusun Bukit Kijang, sembari meminta masyarakat setempat untuk mendukung proses pembangunan jaringan listrik tersebut sampai selesai.

“mari Kita mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas terwujudnya pembangunan jaringan listrik ke Dusun Bukit,” tukas Surya.

Penulis: Bayu Kurnia Jaya
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleDensus 88 Tembak Mati Dua Terduga Teroris di Deli Serdang
Next articleSekjen MPR: Perlu Sinergitas MPR dan Wartawan Parlemen