Kisruh KPK Dikhawatirkan Berimbas ke Sektor Ekonomi Nasional

Demo menolak revisi UU KPK Berakhir Ricuh
Demo menolak revisi UU KPK Berakhir Ricuh

Jakarta, PONTAS.ID – Aksi demo berujung kericuhan terjadi di gedung KPK terkait dengan menolak revisi terhadap UU KPK diyakini bisa memengaruhi terhadap sektor perekonomian di Indonesia.

Pengamat Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Enny Sri Hartati mengatakan, kerusuhan yang terjadi di KPK akan berimbas kepada kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi di Indonesia.

“Yang pasti investor itu membutuhkan kondisi yang aman dan stabil. Jadi, kalau ada potensi untuk terjadinya ketidakstabilan, tentu ini membuat pertimbangan bagi para investor. Kalau satu atau dua ketidaktertiban masih oke, tapi ini kita berulang kali. Kemarin Papua, lalu sekarang di Jakarta,” ucap Enny kata Enny di Jakarta, Sabtu (14/9/2019).

Menurutnya, jika setiap permasalahan selalu berakhir dengan kericuhan, tentu akan mengurangi rasa kepercayaan investor. Sebab, hal ini akan mempertanyakan kinerja pemerintah apakah pemerintah mampu untuk menyelesaikan masalah yang ada.

“Ini yang kita khawatir karena semakin membuat investor menimbang-nimbang untuk masuk ke Indonesia. Padahal saat ini kita butuh sekali kepercayaan diri dari para investor ini untuk masuk berinvestasi. Kalau keseringan rusuh, investor pun akan berpikir untuk berinvestasi di Vietnam yang jelas aman,” katanya.

“Kalau dalam istilahnya, investor itu wide and see. Artinya, sudah ingin masuk tapi ga masuk-masuk. Jadi, semakin wide and see lagi. Dengan begini, kapan konkritnya untuk masuk ke Indonesia,” tambahnya.

Penulis: Luki Herdian

Editor: Hendrik JS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here