DPR Apresiasi Pembangunan Proyek GNIB 150 KV

Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. (Foto:Hendra/mr)

Jakarta, PONTAS.ID – Keberadaan proyek Gardu Induk New Balikpapan (GINB) 150 KV dirasa telah mampu menjawab kebutuhan listrik di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.  Mengingat, Kaltim adalah kawasan yang erat hubungannya dengan kawasan tambang maka ketersediaan listrik yang memadai adalah hal yang penting guna mendatangkan investor.

Karenanya, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Tamsil Linrung, memberikan apresiasinya atas proyek strategis yang digarap oleh PT. PLN dalam pembangunan gardu induk yang berlokasi dekat dengan Bandara Sepinggan tersebut.

“Kehadiran Gardu Induk New Balikpapan (GINB) sebesar 150 KV saya kira patut untuk kita apresiasi, kita beri dukungan terhadap langkah-langkah yang dilakukan oleh PLN. Apalagi saya melihat dalam pembangunan infrastruktur jalan misalnya itu juga langsung bisa diakses masyarakat, jadi saya kira kehadiran PLN semakin dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat,” ujar Tamsil Linrung, dalam keterangannya, Selasa (10/9/2019).

Lebih jauh, Tamsil Linrung mengatakan bahwa keberadaan GINB mampu menjawab kebutuhan listrik hingga separuh Balikpapan. Sehingga, membuat jumlah listrik di Kaltim pun menjadi surplus. Diharapkan surplus tersebut mampu mengaliri listrik di daerah luar Kalimantan Timur.

“Kehadiran 150KV bisa menerangi separuh dari Balikpapan, kebutuhan separuh dari Balikpapan bisa tertangani oleh kehadiran gardu ini. Saya kira ini bagus dan ini sudah terkoneksi dengan sistem jadi di luar sini juga bisa dipergunakan,” terang politisi dapil Sulawesi Selatan I itu.

Terlebih, kata dia, Kaltim adalah provinsi yang dipilih Presiden Jokowi dalam hal rencana pemindahan Ibu Kota . Sehingga, ketersediaan listrik harus diimbangin dengan bertambahnya jumlah penduduk yang akan masuk. Perencanaan kelistrikan yang matang pun perlu dibuat oleh PLN sebagai langkah untuk mempersiapkan pemindahan Ibu Kota baru.

“Pembangunan ini sangat bermanfaat. PLN itu harus memberikan jaminan bahwa kelistrikan di Indonesia ini tidak akan mengalami blackout. Telebih Kaltim adalah daerah yang direncanakan menjadi calon Ibu Kota baru,” tuntas Tamsil.

Penulis: Riana

Editor: Luki

 

Previous articleLulus Homologasi, Kemenperin Akui Enam Jenis Esemka
Next articleKomisi VII Dukung Pengembangan Kilang RDMP Balikpapan