Bupati Mimika Protes Jonan Pimpin Upacara di Freeport, KESDM Angkat Suara

Menteri ESDM, Ignasius Jonan, memimpin apel Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 di area PT Freeport Indonesia (PTFI), Papua, Sabtu (17/8/2019)

Jakarta, PONTAS.ID – Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, memprotes tindakan Menteri ESDM Ignasius Jonan yang dianggap tidak berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Mimika saat memimpin memimpin pengibaran bendera merah putih di markas PT Freeport Indonesia, Tembagapura, Papua pada puncak perayaan Hari Kemerdekaan ke-74 Indonesia, Sabtu (17/8/2019) lalu. Menurut Eltinus, kedatangan Jonan tidak diketahui atau tidak memberi tahu ke pemerintah daerah.

Terkait hal itu, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik ‎dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi, pun angkat suara.

Agung mengatakan, setiap kunjungan Menteri ESDM ke daerah selalu didahului dengan koordinasi antar lembaga pemerintah melalui surat pemberitahuan ke pemerintah daerah yang dituju.

“Setiap kegiatan pak menteri kami selalu kirim surat ke pemda. Kami sudah berkirim surat ke pemerintah provinsi dan pemerintah daerah,” kata Agung, di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Senin (19/8/2019).

Lantas, Agung pun menunjukan surat itu pada awak media. Dalam surat itu memang terlihat jelas dikirim tanggal 15 Agustus 2019. Atau sehari sebelum Jonan tiba di tanah Papua.

“Kami sudah mengirim surat 15 Agustus, mungkin Pak Bupati belum menerima,” tukas dia.

Bahkan, bukan hanya ESDM saja yang menyurati Pemda. PT Freeport Indonesia selaku pengundang juga mengirim surat ke Pemerintah Kabupaten Mimika dan Pemerintah Provinsi Papua.

“Setelah kami bersurat, Freeport pun berkirim surat ke pemda,” kata dia.

Lebih jauh, Agung menuturkan, normalnya setiap kedatangan pejabat pemerintah pusat apalagi setingkat menteri pemerintah daerah pasti sudah terinfokan dan langsung menerima kedatangan.

“Dengan ada pemberitahuan itu bupati biasanya menjemput menteri di bandara, tapi ini tidak dilakukan kami tidak tahu hal itu akan hal itu. Yang jelas kami selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah,” tuntas Agung.

Terpisah, Asisten Presiden Direktur Freeport Indonesia, Teddy Khairudin, mengungkapkan, surat pemberitahuan kunjungan Menteri ESDM diteruskan ke pihak Pemerintah Provinsi Papua dan Kabupaten Mimika.

“Surat kami kirim ke bupati dan gubernur. Surat dari ESDM juga ‎dari Goverment Relation kami di Kuala Kencana,” kata Teddy, saat dihubungi, kemarin.

Penulis: Riana
Editor: Stevanny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here